5 Berita Populer Market, Harga Emas 24 Karat Antam 10 Juni 2020 dan Harga Sawit Diprediksi Bakal Bangkit, Ini Penyebabnya
1. Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 10 Juni 2020
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Rabu (10/6/2020) sedang di posisi yang lebih tinggi dikomparasikan dengan perniagaan sebelumnya.
Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam guna cetakan 1 gram dibanderol harga Rp881.000, naik Rp6.000 dari Rp875.00 pada perniagaan sebelumnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
2. Harga Emas 24 Karat Antam Hari Ini, 11 Juni 2020
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) pada hari ini, Kamis (11/6/2020) sedang di posisi yang lebih tinggi dikomparasikan dengan perniagaan sebelumnya.
Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas Antam guna cetakan 1 gram dibanderol harga Rp893.000, naik Rp12.000 dari Rp881.000 pada perniagaan sebelumnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
3. Harga Emas Hari Ini, 10 Juni 2020
Harga emas pulang bergerak di atas level US$.1700 per troy ounce sesudah sempat terperosok di bawah level psikologis.
Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka Comex guna kontrak Agustus 2020 naik 0,86 persen ke posisi US$1.719,8 per troy ounce pada Selasa (9/6/2020) pukul 16.48 Waktu New York atau Rabu (10/6/2020) Pukul 03.48 WIB.
Baca berita selengkapnya di sini.
4. Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini, 10 Juni 2020
Nilai tukar rupiah di pasar spot selesai melemah 90 poin atau 0,65 persen ke level Rp13.980 per dolar AS. Pada ketika yang sama indeks dolar AS turun 0,12 persen atau 0,113 poin ke posisi 96,211.
Sejak mula perdagangan, rupiah mendapat tekanan.Berdasarkan data Bloomberg, sampai pukul 09.19 WIB rupiah masih melanjutkan koreksi dari perniagaan sebelumnya, turun 0,34 persen atau 47,5 poin ke level Rp13,937,5 per dolar AS. Adapun, pada perniagaan kali ini rupiah dimulai di level Rp13.927,5 per dolar AS.
Baca berita selengkapnya di sini.
5. Harga Sawit Diprediksi Bakal Bangkit, Ini Penyebabnya
Harga crude palm oil (CPO) diperkirakan akan sulit menjebol 2.600 ringgir per ton di saldo kuartal II/2020 sekalipun roda ekonomi pulang bergulir.
Analis Capital Futures Wahyu Laksono menuliskan akan sulit untuk CPO guna menyamai kuartal I/2020 yang dapat melampaui level 3.000 ringgit per ton. Menurutnya sangat maksimal, harga CPO parkir di level 2.600 ringgit per ton. Akan namun bila optimisme pasar terus menguat, lanjutnya, 2.400 ringgit per ton akan menjadi level konsolidasian tahun ini.

No comments:
Post a Comment