Berburu Kabut di Danau Tambing.

Danau Tambing, di antara objek wisata di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sekarang semakin digemari wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Danau Tambing ialah titik mula untuk dapat memanjat Gunung Rorekantimbu.
Kepala Balai besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Jusman, menuliskan Danau Tambing sedang di dalam area konservasi dan cagar biosfer.
Danau yang terletak pada elevasi sekitar 1.700 meter dari permukaan laut ini dapat dicapai dengan sepeda motor atau mobil dalam masa-masa tiga jam dari Kota Palu.
Wisatawan yang datang, kata Jusman, senang merasakan udara sejuk di sini. Ditambah dengan merdunya cuitan burung yang berhabitat di sekitarnya.
Di area wisata tersebut, semua wisatawan dapat meneliti suara selama 200 jenis burung yang selama 30 persennya adalahsatwa endemik.
Tak tidak banyak wisatawan menjuluki objek wisata tersebut sebagai surga burung.
Danau Tambing yang berair bening boleh dijadikan lokasi memancing, tetapi terlarang guna direnangi untuk mengawal kelestariannya.
Di samping danau, wisatawan juga dapat mengunjungi pun ada taman anggrek serta tempat pengamatan burung dan kupu-kupu di sini.
Wisatawan juga diizinkan berkemah di sekitarnya.
Jusman optimis trafik wisatawan tahun ini bakal meningkat dikomparasikan tahun-tahun sebelumnya.
Saat musim cuti atau cuti pekan, seringkali pengunjung hingga 1.000 orang per harinya dan masih didominasi wisawatan domestik.
Sementara wisatawan mancanegara banyak sekali adalahpengamat dan peneliti burung
Seperti yang dilansir dari Antara, area TNLL yang seluas 2.180 km persegi terbagi dalam dua wilayah, beberapa masuk distrik administrasi Pemerintah Kabupaten Poso dan beberapa lainnya masuk distrik Kabupaten Sigi.
Danau Tambing, bareng dengan Taman Nasional Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una dan Kawasan Wisata Tanjung Karang di Kabupaten Donggala, adalahtiga objek wisata yang paling vital di Sulawesi Tengah.

No comments:
Post a Comment