Tradisi Kuliner Unik Tahun Baru di Berbagai Penjuru Dunia.
Tahun baru bukan sekadar pesta dan kembang api. Beragam teknik dilakukan menyambut tahun baru di sekian banyak belahan dunia, termasuk merasakan makanan unik.
Mulai dari kue dan ragam roti, mi yang menggambarkan panjang umur, kacang polong menggambarkan koin, sampai babi menggambarkan keberuntungan.
Selain barisan makanan di atas, terdapat hidangan menarik lainnya yang menjadi tradisi makanan ketika merayakan tahun baru.
1. Hoppin' John, Amerika Selatan
Hoppin' John adalahadalahmakanan yang bermakna asa untuk tuah di tahun yang baru. Makanan ini adalaholahan nasi dan kacang polong (bermakna koin) dengan rasa babi yang tidak jarang kali disajikan dengan sayuran hijau (bermakna uang) lainnya dan roti jagung (bermakna emas).
Tradisi ini berakar dari Afrika dan India Barat yang diangkut oleh budak ke Amerika Selatan.
2. Dua belas buah anggur, Spanyol.
Orang Spanyol menyambut malam peralihan tahun dengan memakan satu buah anggur pada masing-masing dentuman jam di tengah malam itu. Jumlah dentuman bel tersebut dapat menjangkau 12 buah.
Beberapa orang bahkan telah menyiapkan anggur dengan mengupas dan menyemai terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan supaya mereka bisa mengonsumsinya dengan seefisien barangkali saat tengah malam tiba.
Tradisi ini disebut dilangsungkan sejak peralihan abad ke-20 yang diciptakan oleh produsen anggur.
3. Tamales, Meksiko
Tamales adalahadonan jagung yang dipenuhi dengan daging, keju, dan ekstra bumbu lainnya. Tamales dibalut dengan daun pisang atau sekam jagung.
Banyak family di Meksiko menciptakan Tamales masing-masing tahun baru dan membagikannya untuk kerabat dan tetangga. Sajian ini dihidangkan dengan sup yang bisa meringankan mabuk usai malam tahun baru.
4. Oliebollen, Belanda
Oliebollen adalahgorengan berbentuk bola yang tidak sedikit dijual dengan gerobak. Makanan ini seringkali dikonsumsi pada malam tahun baru atau perayaan khusus.
Oliebollen berbentuk laksana donat yang diciptakan dengan menjatuhkan satu sendok adonan yang dibubuhi kismis dan ditaburi gula bubuk.
5. Marzipanschwein, Austria
Orang Austria merasakan malam peralihan tahun dengan meminum anggur merah dibaur dengan kayu manis dan rempah-rempah. Anggur merah itu dicicipi dengan olahan babi-babi kecil yang dinamakan marzipan atau Marzipanschwein.
6. Mi Soba, Jepang
Keluarga di Jepang menyambut tahun baru dengan merasakan mi soba sembari menyampaikan selamat bermukim pada tahun yang sudah berlalu. Tradisi yang sudah dilangsungkan sejak abad ke-17 ini menandakan asa panjang usia dan kemakmuran.
7. Cotechino con lenticchie, Italia
Saat malam tahun baru, orang Italia merasakan cotechino con lenticchie. Nama terakhir ini adalahsosis dan rebusan yang disebut membawa keberuntungan.
Makanan ini menggambarkan uang dan nasib baik. Tradisi ini lalu diselesaikan dengan mencicipi adonan berbentuk bola yang mengandung madu dan gula halus.
8. Acar herring, Polandia dan Skandinavia
Ikan herring tidak sedikit ditemukan di Polandia dan Skandinavia. Warnanya yang perak menggambarkan kemakmuran dan karunia. Oleh sebab itu, masyarakat di negara tersebut menyantap acar herring ketika malam tahun baru.
Acar herring diciptakan dengan merendam semua ikan herring dengan garam sekitar 24 jam kemudian menaruhnya dalam toples dengan bawang, gula, dan cuka.
9. Kransekage, Denmark dan Norwegia
Kransekage ialah kue yang terdiri dari tidak sedikit cincin konsentris berlapis-lapis yang diciptakan untuk merayakan malam tahun baru.
Kue ini diciptakan menggunakan marziba, sebotol anggur, dan dihias dengan ragam ornamen dan bendera.
10. Kue raja, di semua dunia
Aneka kue raja atau king cake melengkapi malam peralihan tahun di semua dunia. Orang Yunani mempunyai vasilopita, Prancis mempunyai gateau, Meksiko mempunyai Rosca de Reyes, dan Bulgaria mempunyai Banitsa.


No comments:
Post a Comment