Punahnya Monyet Sulawesi Akibat Perkawinan 'Terlarang' - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Monday, December 2, 2019

Punahnya Monyet Sulawesi Akibat Perkawinan 'Terlarang'

Punahnya Monyet Sulawesi Akibat Perkawinan 'Terlarang'.


Punahnya Monyet Sulawesi Akibat Perkawinan 'Terlarang'

Sepertiga dari total spesies monyet di semua dunia terdapat di area Wallacea, tepatnya di Sulawesi. Berdasarkan keterangan dari Dosen Insitut Pertanian Bogor (IPB), Berry Juliandi, dari total 23 jenis monyet di dunia, terdapat tujuh monyet yang melulu ditemukan di distrik Sulawesi.

Tujuh spesies monyet endemik yang tak bakal dijumpai di wilayah lain itu ialah Macaca nigra di Sulawesi Utara, Macaca nigrescens di Sulawesi Utara-Gorontalo, Macaca hecki di Gorontalo-Sulawesi Tengah, Macaca tonkeana di Sulawesi Tengah dan Kepulauan Togian, Macaca maura di Sulawesi Selatan, Macaca ochreatra di Sulawesi Tenggara dan Macaca brunnescens di Pulau Muna dan Buton.

Namun, Berry mengungkapkan adanya ancaman lumayan serius yang dapat membuat monyet-monyet itu punah. Salah satunya ialah semakin tidak sedikit spesies monyet yang mengerjakan 'pernikahan terlarang' alias hybrid.


"Istilah saya ialah perkawinan terlarang (perkawinan silang) yang mengakibatkan monyet hybrid. Jadi yang awalnya tidak bertemu dan tidak kawin karena lain spesies, jadi dapat kawin," kata Berry untuk CNNIndonesia.com, di sela-sela pameran Wallacea Weak di Universitas Hasanuddin, Makassar pekan lalu.
Berdasarkan keterangan dari Berry, dampak adanya hybrid tersebut, buatan sperma fauna jenis primata tersebut menjadi rendah. Akibatnya, monyet endemik Sulawesi tersebut sulit berkembang biak sebab mandul sampai-sampai terancam punah.

"Jadi contohnya Macaca tonkeana kawin dengan Macaca nigra atau monyet Yaki, tersebut kan ibarat insan nikah sama Simpanse yang lain spesies. Ini bikin monyet keturunannya mandul yang mengarah ke pada kepunahan," kata Berry.

Berry menjelaskan sejumlah faktor yang mengakibatkan adanya primata hybrid ini dapat terjadi di Sulawesi. Pertama, ialah faktor alam. Berry mengasumsikan kawin campur terjadi ketika zaman pencairan es terjadi di bumi.

Kala itu, kepulauan Sulawesi yang masih menyatu sempat terpisah sehingga mengakibatkan monyet endemik yang awalnya hidup sesama spesiesnya terpencar.

"Jadi Sulawesi terpisah jadi sejumlah pulau, ada sejumlah monyet yang terisolasi dengan bukan sesama spesiesnya sebab air naik. Terus sesama spesies tidak bertemu hingga bertahun-tahun, nah pas ketemu lagi udah tidak saling kenal. karena sekian banyak  desakan terjadilah kawin hybrid itu,"jelas Berry.
Keadaan itu, tambah Berry, diperparah dengan kegiatan manusia, tergolong illegal logging atau pembabakan hutan yang mengakibatkan habitat hewan monyet Sulawesi semakin tergeser, sampai mempertemukan dua spesies dan mengakibatkan perkawinan 'terlarang' tadi.

Berdasarkan keterangan dari Berry, andai tidak segera dilaksanakan konservasi serius, tergolong penegakan hukum terhadap illegal logging, maka hewan-hewan endemik Sulawesi dan pun kehidupan tanaman dan mikroba bakal cepat punah.

"Kerusakan alam di area Walalcea, atau Sulawesi termasuk paling tinggi bila dikomparasikan Jawa dan Sumatera. Padahal wilayah Sulawesi ini masih terdapat kekayaan biodivsersitas yang tinggi dan dapat mendatangkan kekayaan bikin Indonesia," kata Berry.

Penelitian terhadap punahnya tujuh fauna endemik yang dilaksanakan Berry ini didukung oleh Newton Fund, dana dari pemerintah Inggris yang dikelola British Council di Indonesia. Penelitian terhadap seluruh tumbuhan dan hewan di Sulawesi dan area Wallacea tersebut memang baru dimulai sejumlah tahun terakhir.
Senior Programme Manager Science British Council Femmy Soemantri mengakui sekitar ini riset terhadap biodiversitas masih terpusat di Jawa dan Sumatera, atau di Indonesia Timur laksana Papua.

Untuk itu, semenjak tahun 2017, Inggris lewat Newton Fund semakin serius untuk menolong peneliti Indonesia terhadap upaya konservasi warisan alam di area Wallacea atau Indonesia Tengah (Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur).

Ditambah lagi, di area Sulawesi tidak sedikit warisan naturalis Inggris Alfred Russel Wallace yang punya jasa besar memperkenalkan flora hewan endemik pada dunia.

"Dana riset Inggris paling besar. Kita bakal siap kolaborasi dengan peneliti Indonesia supaya kekayaan alam dan spesies yang nyaris punah di area Wallacea tidak kian parah," kata Femmy.

No comments:

Post a Comment