Madrid Buruk dalam El Clasico Sepuluh Tahun Terakhir

Real Madrid memiliki daftar buruk dalam El Clasico yang dilangsungkan dalam satu dekade terakhir. Los Blancos lebih tidak jarang kalah dari sang rival, Barcelona, yang belakangan pun lebih tidak jarang menjadi juara liga Spanyol.
Pamor El Real menurun dalam kompetisi gelar juara liga domestik. Menjadi penguasa Liga Champions, Madrid tampil tidak cukup impresif di dalam negeri.
Dalam kurun sepuluh tahun terakhir, Madrid menjadi kampiun dalam dua musim saja. Sementara Barcelona finis sebagai pemuncak klasemen sejumlah tujuh kali.
Pertemuan langsung di atas lapangan juga dikuasai Barcelona. Los Blancos terdaftar tak pernah menang atas Barcelona dalam enam laga terakhir di La Liga.
Secara lebih jauh lagi, dari 20 pertemuan semenjak 2009, Madrid melulu mampu mengungguli Barcelona dalam empat laga. Sisanya Barcelona menang 13 kali dan dua-duanya bermain imbang dalam tiga pertandingan.
Pertemuan terakhir antara dua klub raksasa Spanyol itu selesai dengan skor 1-0. Ivan Rakitic menjadi pembeda melewati gol pada babak kesatu.
Sedangkan kali terakhir Madrid meraih kemenangan atas Barcelona terjadi di ajang Piala Super Spanyol 2017.
Pelatih Zinedine Zidane pun melulu membawa Madrid menang satu kali atas Barcelona di ajang La Liga, tepatnya pada musim 2015/2016, empat lainnya selesai dengan dua kekalahan dan dua hasil seri.
Sedangkan head to head Zidane dengan Ernesto Valverde lebih tidak jarang dimenangkan mantan gelandang Madrid dan timnas Prancis tersebut, dengan daftar lima kali menang, sekali imbang, dan sekali kalah. Tetapi beberapa besar kemenangan dibukukan Zidane saat Valverde masih menangani Athletic Bilbao.
Pemenang dalam laga El Clasico Kamis (19/12) dini hari akan memimpin klasemen liga Spanyol. Untuk sedangkan Barcelona menduduki posisi teratas disusul Madrid. Keduanya sama-sama mempunyai 35 poin.

No comments:
Post a Comment