Mengenal Andromeda, Galaksi Tetangga dan Kembaran Bima Sakti

Galaksi Andromeda adalahtetangga terdekat galaksi yang anda tinggali, Bima Sakti. Andromeda bahkan bisa lihat dengan mata telanjang, tetapi melulu pada malam yang yang terang namun tanpa polusi cahaya lampu maupun sinar bulan. Kedekatan Andromeda dengan bumi berjarak 2,5 juta tahun cahaya (2,4×10^19 km) menjadikannya target yang nyaman untuk meneliti galaksi spiral itu.
Galaksi Andromeda kesatu kali ditemukan pada 964 Masehi oleh seorang berpengalaman astronomi asal Persia, Abd al-Rahman al-Sufi. Saat tersebut ia mengira Andromeda ialah nebula alias gumpalan awan, bukan galaksi. Pada 1920-an, galaksi menjadi polemik antara astronom Amerika Harlow Shapley dan Heber Curtis. Curtis melihat sekian banyak novae atau bintang cerah di Andromeda dan berasumsi bahwa keberadaannya terpisah dari Bima Sakti.
Diskusi itu tidak selesai sampai 1925, saat Edwin Hubble mengidentifikasi dan mengejar sejumlah bintang di Andromeda, tergolong jenis bintang eksklusif yang dikenal sebagai Cepheid. Mulanya Hubble berkeyakinan bahwa objek yang terlihat kabur tersebut terlalu jauh guna berada di dalam Bima Sakti.
Benar saja, jarak Andromeda yang diukurnya memakai bintang variabel Cepheid sukses membuktikan bahwa Andromeda bukan nebula yang sedang di dalam Bima Sakti namun adalahgalaksi beda yang terpisah. Andromeda berjarak 860.000 tahun cahaya, lebih dari delapan kali jarak bintang terjauh di Bima Sakti.
Banyak yang menuliskan bahwa Andromeda ibarat kembaran dari galaksi Bima Sakti sebab letaknya yang berdekatan. Namun ternyata tetangga galaksi ini berukuran dua kali lipat lebih banyak dibanding Bima Sakti. Galaksi Andromeda diduga mempunyai diameter 220.000 tahun cahaya sementara galaksi Bima Sakti melulu berdiameter selama 100.000 tahun cahaya.
Andromeda tersusun minimal satu triliun bintang-bintang. Keunikan galaksi ini pun terletak pada nukleusnya yang ganda. Kedua puncak cahayanya mengandung jutaan bintang yang padat dan keduanya melulu berjarak lima tahun cahaya. Inti kesatu nukleusnya ini dikenal dengan sebutan P1 sementara inti dua-duanya dikenal dengan sebutan P2.
Namun sejumlah astronom menuliskan bahwa nukleus ini tidak benar-benar dua unsur melainkan melulu satu kumpulan bintang oleng yang mengorbit lintasan lubang hitam supermasif. Galaksi Andromeda pun terkenal bakal banyaknya lubang hitam (black hole) yang ada di dalamnya. Terlepas dari 26 lebih lubang hitam di dalamnya, ada lubang hitam supermasif (supermasive black hole) di pusat galaksi Andromeda yang mempunyai massa 140 juta kali lebih banyak dari matahari.
Perbedaan gampang kelihatan antara galaksi Andromeda dan galaksi Bima Sakti terletak pada bintang-bintangnya. Semua bintang di galaksi Andromeda masih berwarna biru yang usianya tidak cukup dari dua miliar tahun. Bintang-bintang ini pergerakannya paling acak, bertolak belakang dengan bintang-bintang yang ada di galaksi Bima Sakti yang tidak jarang kali bergerak pada putaran rotasi yang sama.
Pergerakan bintang secara random pada galaksi Andromeda diakibatkan karena adanya tabrakan yang masih belum lama terjadi--jauh sebelum galaksi Andromeda menjadi satu kesatuan utuh suatu galaksi yang besar. Galaksi tersebut awalnya adalahdua unsur yang terpisah satu sama beda yang lantas bertabrakan selama 1,8 hingga 3 miliar tahun lalu sampai membentuk satu galaksi besar yang kini kita sebut Andromeda.
Lantas dari mana asal penamaannya?
Galaksi ini disebut Andromeda sebab berada di arah rasi bintang Andromeda, yang adalahnama seorang putri dalam mitologi Yunani. Jika kita menyaksikan ke langit malam unsur utara antara asterisme "W" Cassiopeia dan Great Square of Pegasus, di situlah letak Andromeda.
Rasi bintang ini bisa terlihat di distrik antara +90 derajat sampai -40 derajat garis lintang. Selain disebut Andromeda, galaksi ini pun mempunyai sebutan lain yakni Messier 31 atau M31. Penamaan ini hadir dalam katalog benda langit yang dibentuk oleh astronom Charles Messier.
Andromeda yang terlihat kembar dengan galaksi Bima Sakti membuat tidak sedikit ilmuwan menganalisis keduanya. Dari hasil penelitian diputuskan galaksi yang serupa spiral yang estetis itu ternyata sedang mengarah ke galaksi anda dan berada pada jalur tabrakan dengan Bima Sakti. Kedua galaksi ini bakal bertabrakan pada 4,5 miliar tahun lagi.
Jika gejala ini terjadi saat tersebut bumi pun bakal ikut hancur. Namun ilmuwan memperkirakan tampaknya galaksi Andromeda tidak bakal menjadi yang kesatu bertabrakan dengan galaksi Bima Sakti.
Merujuk theatlantic.com, suatu studi baru mengejar bahwa sebelum tersebut galaksi Bima Sakti bakal lebih dulu bertabrakan dengan awan Magellan selama 1 sampai 4 miliar tahun dari sekarang, bahkan terdapat yang memperkirakan tabrakan kosmik ini terjadi 2,5 miliar tahun lagi.
Tabrakan antara Bima Sakti dan awan Magellan akan menggeser posisi galaksi anda di ruang angkasa. Tak berhenti hingga di situ, Andromeda masih bakal datang menghampiri sejumlah miliar tahun kemudian. Dan pada akhirnya, dua-duanya bertabrakan dan tidak terdapat jalan keluar.

No comments:
Post a Comment