
Game Crisis Action VR menjadi game VR termahal di Steam sebab mempunyai harga Rp 849.999 yang menduduki urutan ketujuh. Game ini serupa PUBG namun lebih variasi gameplay yang tersedia. Kamu dapat memainkannya dengan perangkat VR supaya lebih unik dan menyenangkan.
Dikembangkan oleh Pixel Wonder game ini mempunyai dua mode game yakni classic mode dan story mode. Bagi Story mode anda akan merasakan jalan kisah yang unik serta paling variatif, mulai dari bertarung dengan semua zombie dan monster. Lalu guna Classic Mode kamu dapat bermain dengan pemain lainnya secara multiplayer.
1. Bruce Lee

Bruce Lee meninggal pada tahun 1973 ketika ia sedang istirahat siang di lokasi tinggal aktris seksi Betty Ting Pei. Bruce sebelumnya telah tidak jarang menderita sakit kepala dan kejang selama sejumlah hari terakhir hidupnya.
Di hari kematiannya, ia sedang mendatangi rumah aktris Betty Ting Pei bareng seorang produser, untuk merundingkan script film yang sedang mereka garap. Sang produser lantas pergi sebab sebuah urusan, sementara Bruce masih tetap di lokasi tinggal Betty sebab masih ada urusan yang mesti ia bahas. Saat serangan sakit kepala lantas datang dan ia meminta obat sakit kepala untuk Betty. Setelah minum obat, Bruce lantas beristirahat di kamar Betty. Di situlah ia meninggal dalam tidurnya.
Sebuah autopsi lantas mengungkapkan bahwa otaknya telah tidak banyak membengkak, dan bahwa ia telah tidak jarang mengkonsumsi obat penghilang rasa sakit yang bertolak belakang untuk meredakan sakit kepalanya itu. Rumor mulai beredar mengenai kematian Lee, dan sejumlah orang percaya Triad Cina membunuhnya. Ada pun yang bilang bahwa terdapat konspirasi Illuminati dibalik ini. Bahkan hingga sekarang tidak sedikit fans Bruce yang percaya ia masih hidup dan akan hadir kembali.
Sampai ketika ini, belum terdapat seorang juga yang dapat menjelaskan penyebab kenapa otak Bruce dapat membengkak. Apakah diracun? Alergi? Salah makan? Terkena radiasi? Kutukan keluarga? Disantet? Hanya Tuhan yang tahu.
2. Natalie Wood

Pada tahun 1982, bintang film cantik Natalie Wood sedang dalam perjalanan menaiki kapal mewah bareng Robert Wagner dan sahabatnya Christopher Walken serta kapten kapal Dennis Davern.
Natalie lantas ditemukan terbenam di tengah perjalanan dan petugas koroner memutuskan bahwa ia sudah jatuh dari kapal sesudah mabuk. Namun, sejumlah telah berspekulasi bahwa Wagner bertanggung jawab atas kematiannya. Hasil autopsi mengejar memar di semua tubuhnya dan pipinya.
Kasus ini kemudian diblokir dengan benang merah bahwa Natalie tewas sebab kecelakaan. Ini sebab adanya kandungan alkohol dan obat-obatan dalam tubuh Natalie yang menunjukkan ia mabuk dan terjatuh ke laut.
Kasus ini kemudian dimulai kembali di tahun 2011 sebab banyaknya kejanggalan. Hasilnya, penyebab kematian Natalie, tidak lagi “kecelakaan” tetapi sebab “faktor-faktor yang tidak diketahui”. Kapten kapal bahkan mendakwa Robert Wagner (suami Natalie) sebagai pembunuhnya. Tetapi dakwaan ini tidak dapat dibuktikan. Petugas autopsi juga dilarang guna memberi keterangan untuk wartawan.
Sampai kini kematian Natalie masih misterius. Apakah benar ia dibunuh suaminya sendiri? Ataukah melulu kecelakaan biasa?
3. Andy Kaufmann

Andy Kaufman ialah seorang entertainer, performer, dan komedian (meski ia sendiri menampik istilah ini). Gayanya yang menarik dan paling menghibur, menciptakan ia memiliki tidak sedikit fans. Andy lantas diundang tampil di sekian banyak acara TV dan mendapat sejumlah penghargaan..
Ia meninggal pada usia 35 tahun di tahun 1984 sebab kanker paru-paru. Namun, spekulasi menjadi
liar sebab ia sebelumnya telah mengaku bahwa ia hendak memalsukan kematiannya sendiri. Dia bahkan mengklaim bahwa andai ia melakukannya, ia bakal kembali dalam 20 tahun dan hingga tahun 2004, semua penggemar masih bercita-cita ia benar-benar kembali.
Meskipun sertifikat kematian telah diverifikasi dan dibetulkan pihak yang berwenang, masih tidak sedikit orang yang percaya bahwa Andy belum mati dan ia benar-benar bakal kembali. Sebuah film kemudian diciptakan untuk memperingati Andy dengan Jim Carrey sebagai pemerannya, berjudul “Man on the Moon”. Dan spekulasi mengenai kematian Andy juga masih dimuat di film ini.
4. Marlyn Monroe

Mega bintang ini meninggal pada tahun 1962 sebab bunuh diri. Ada kandungan besar obat penenang dalam tubuh Monroe, yang adalahpenyebab kematiannya menurut keterangan dari para pemeriksa.
Namun, spekulasi beredar di kalangan masyarakat. Kondisi kematian Marilyn memang aneh, sebab ia ditemukan mati diatas ranjang tanpa sehelai benang pun, dan sedang memegang gagang telpon. Seolah-olah hendak menelpon seseorang. Apakah ia hendak meminta pertolongan?
Beberapa penyidik di kepolisian yakin bahwa Marilyn dibunuh dengan teknik disuntik. Spekulasi berkembang binal termasuk spekulasi mengenai konspirasi CIA atau Mafia. Beberapa bahkan menghubungkan kematiannya guna koneksi ke Presiden John F. Kennedy. Selama hidupnya Marilyn memang ditunjukkan mempunyai hubungan perselingkuhan dengan John F Kennedy. Setelah putus, Marilyn bahkan pacaran dengan adik dari John.
Apa yang sebetulnya terjadi? Konspirasikah?
5. Tupac Shakur

Ada tidak sedikit orang yang percaya bahwa Tupac masih hidup dan sehat. Padahal Tupac ditembak dan terbunuh pada tahun 1996 dalam suatu penembakan di Las Vegas ketika ia sedang sedang di dalam mobil bareng teman dan bodyguardnya. Tidak terdapat pengadilan dan tidak terdapat motif yang jelas yang pernah diungkapkan, sebab pelakunya juga tidak pernah ditemukan.
Tuduhan mengarah untuk Notorius BIG yang adalahsaingan Tupac dalam musik Rap. Tetapi Notorius memperlihatkan alibinya bahwa ia sedang rekaman di studio saat kejadian penembakan tersebut berlangsung. Notorius BIG sendiri juga tewas sejumlah bulan setelahnya.
Sampai sekarang, tidak seorang juga yang tahu siapa pembunuh Tupac dan apa motifnya. Apakah kompetisi antar Geng kriminal? Ataukah kompetisi dalam dunia musik?
6. Brandon Lee

Brandon ialah anak dari mendiang Bruce Lee. Kematiannya juga sama misteriusnya dengan kematian ayahnya. Brandon saat tersebut sedang syuting film “The Crow” di tahun 1993, saat sebuah adegan penembakan dilakukannya. Dalam cerita, seseorang menembak figur yang dibintangi Brandon. Malangnya, pistol yang seharusnya kosong tersebut ternyata mengandung peluru. Saat peluru tersebut tertembak, seluruh kru mengira Brandon sedang akting. Butuh waktu sejumlah lama untuk para kru guna menyadari bahwa Brandon memang tertembak betulan.
Seperti ayahnya, tidak sedikit spekulasi yang berkembang mengenai kematian Brandon. Apakah ia dibunuh konspirasi Illuminati, atau triad Hongkong. Ataukah kutukan keluarga, dan segala macam teori lainnya. Film “The Crow” sendiri lantas diluncurkan dengan memakai aktor pengganti, tetapi wajahnya diedit secara CGI dengan memakai wajah kepunyaan Brandon. Dan paling sukses di pasaran sampai-sampai menghasilkan 3 sequel dan suatu serial TV.
Kematian tidak jarang kali datang kapan saja. Tak peduli kaya miskin, tua muda, apapun kedudukan sosialnya. Selama anda hidup sebagai orang baik, kematian bukanlah suatu hal yang butuh ditakutkan. Setuju?
Kematian tidak jarang kali datang kapan saja. Tak peduli kaya miskin, tua muda, apapun kedudukan sosialnya. Selama anda hidup sebagai orang baik, kematian bukanlah suatu hal yang butuh ditakutkan. Setuju?

No comments:
Post a Comment