Corona, Erick Thohir Minta BUMN Farmasi Genjot Stok Vitamin C
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erik Thohir meminta perusahaan farmasi pelat merah guna segera menggeber pengadaan stok Vitamin C. Belakangan, permintaan produk vitamin tersebut memang bertambah di tengah mewabahnya virus Corona alias COVID-19 sampai-sampai stok di pasaran paling langka.
"Soal Vitamin C saya bakal coba bicara dengan Kimia Farma atau Biofarma atau BUMN farmasi lain tentang bagaimana kita dapat melakukan pengadaan," ujar Erick Thohir dalam rapat bareng Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat, Jumat, 3 April 2020.
Dalam rapat itu, Erick Thohir mengungkapkan bahwa bahan baku farmasi Indonesia ketika ini memang tidak sedikit ditunjang melewati impor. Bahkan persentase bahan baku yang diimpor di sektor obat-obatan menjangkau 90 persen. "Ke depan, PTPN dapat menjadi kunci bagaimana bisabalance bahan baku yang dibutuhkan untuk farmasi."
Persoalan Vitamin C sempat disebut-sebut oleh anggota dewan dari Fraksi Golkar, Mukhtarudin. Ia menyinggung bahwa BUMN Farmasi harus mempersiapkan stok Vitamin C di pasaran lantaran pasokannya terbatas. Bahkan, ia mendorong adanya stimulus supaya perusahaan farmasi pelat merah dapat melakukan pengadaan pasokan produk tersebut.
Dalam peluang terpisah Chief Compliance Officer (CCO) Jovee-Lifepack Abi Dwiaji Wicahyo menuliskan permintaan multivitamin memang naik sampai sepulu kali lipat semenjak wabah coron meluas. Abi menuturkan produk yang paling tidak sedikit dicari lewat software personalisasi vitamin dan suplemen ini ialah Vitamin C. "Demand naik sampai sepuluh kali lipat daripada sebelumnya. Kenaikan terasa sejak mula Maret," ujar Abi untuk Tempo, Selasa, 31 Maret 2020.
Meski begitu, Abi menuliskan pasokan dari produsen ketika ini masih terbatas dan perlu waktu yang lumayan lama untuk ekspedisi pasokan. Hal ini, ujar Abi, terjadi sebab adanya lonjakan permintaan baik melewati website jovee.id atau juga platform e-commerce yang sudah bekerja sama dengan Jovee.
Sejak terjadi lonjakan permintaan vitamin dalam sebulan terakhir dampak wabah Covid-19, Abi mengatakan urusan itu membuat Jovee lebih menata posisi keperluan barang cocok dengan permintaan. Di samping itu, kata Abi, Jovee pun terus membuka kerja sama dengan para penyaluran utama produk supplemen.

No comments:
Post a Comment