Banyak yang berpikir Yamaha Nouvo yang diluncurkan pada tahun 2002 dan merupakan pelopor sepeda motor matik di Indonesia. Tetapi kenyataannya adalah, pelopor otomatis di negara ini adalah Vespa PK, lebih dikenal sebagai Vespa 125 Corsa.
Vespa Corsa meluncur secara global di negara asalnya, Italia pada tahun 1984 lalu. Di Indonesia, motor diperkenalkan pada tahun 1991 melalui perantara Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT Dan Vespa Motor Indonesia (DMVI).
Awalnya, segmentasi pasar Corsa Vespa menargetkan perempuan. Hal ini dapat dilihat dari bentuk kompak, menggunakan sasis kecil seperti pada varian Vespa PTS 100. Selain itu, motor ini juga dilengkapi dengan electric starter dan transmisi otomatis.
Tidak seperti rekan-rekan Vespa, Corsa tidak dilengkapi dengan pedal rem belakang yang biasanya diterapkan pada dek kanan bawah. Pedal itu dipindahkan ke setang kiri beralih tuas kopling.
Pratikto D Rahardjo jadi salah satu orang yang beruntung memiliki Vespa Corsa peringatan 1996. Menurut dia, bentuk dan penampilan modern sehingga salah satu alasan motor ini diburu oleh loyalis.
"Jika patokan industri ini bisa dibilang ya sepeda motor matik di Indonesia. Tapi sekali dalam setahun, hampir mirip dengan produk Kymco," buka Pratikto saat dihubungikumparan, Rabu (18/13).
Vespa Corsa menuai respon positif pada saat itu. DMVI yang begitu produsen mobil di negara itu memutuskan untuk memproduksi secara lokal alias CKD di pabriknya yang berlokasi di daerah Pulo Gadung, Jakarta.
"1991-1993 dibangun Italia, karena permintaan pasar yang besar pada tahun 1994 diproduksi dan dirakit di sini," katanya.
Pratikto mengatakan nya Vespa Corsa dibangun dari awal, alias membeli unit bahan yang akan dipulihkan. Ya, dari jantung mekanis untuk wajah fisik dilakukan untuk mendukung tampilan.
Untuk biaya membangun mesin, jika ditotal ia telah merogoh koceng hingga Rp 20 juta. Adapun kosmetikanya nominal menyentuh Rp 5 juta.
"Ini naik dari nol pada kenyataannya, digunakan untuk menjadi yang pertama memang bisa menjadi jalan, tapi performa mesin hancur dan kondisi fisiknya masih standar. Ya Anda bisa mengatakan materi adalah," katanya.
Nah, karena itu tidak ada perdagangan ATPM lagi di Indonesia, Pratikto cukup sulit Mempertanyakan suku cadang Vespa Corsa. Jika ada, harga bisa dibilang terlalu mahal.
"Bagian yang cukup langka, terutama kopling mandi rumah. Jika Anda menemukan baru yang langka dan yang dapat copotan harga apapun Rp 3-5 juta. Nah, enggak semua bengkel juga dapat membongkar Corsa secara detail," katanya.
Bicara landasan pacu, Vespa Corsa pak dua-stroke engine 121,2 cc berkubikasi yang memiliki daya maksimum 6.87 tenaga kuda pada putaran mesin 5.600 rpm.
Sedangkan diameter bore nya x stroke 55 mm X 51 mm. Ramuan membuat sepeda motor bisa mencapai kecepatan tertinggi hingga 90 kilometer per jam.
Menariknya, motor matik ini memiliki tuas persneling netral yang berfungsi untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan.
"Jadi sebelum motor berjalan kita harus mindahin gigi satu langkah dari CVT jalan baru. Tepat mobil otomatis yang sama," jelasnya.
Pada tahun 2006 PT DMVI memberhentikan nafas Vespa Corsa 125 karena alasan tidak mampu lagi bersaing dengan kompetitor dari Jepang.
Nah, sayangnya karena memukul kebutuhan, Pratikto harus menyerah sepeda favoritnya untuk dijual. Dia melepas Corsa nya dengan harga USD 15,3 juta.
"Jual butuh, surat lengkap STNK sampai BPKB, Motor di rumah di Jakarta Utara. NET nya di USD 14 juta, dihitung saya hanya dicat, servis dan mengganti baterai," katanya.
Nah, sekarang jadi tahu sejarah ini 125 Corsa Vespa?

No comments:
Post a Comment