Astronom Temukan Batas Tepi Galaksi Bima Sakti - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Wednesday, March 25, 2020

Astronom Temukan Batas Tepi Galaksi Bima Sakti



Astronom Temukan Batas Tepi Galaksi Bima Sakti


NASA/GSFC

Para astronom memperkirakan mereka sukses menemukan sisi tepi dari Galaksi Bima Sakti.

Berdasarkan data pemetaan Gaia tahun lalu, diduga diameter piringan Galaksi Bima Sakti sebesar 260.000 tahun cahaya. Akan tetapi, pengaruh gravitasi dan kepadatan Galaksi Bima Sakti meluas lebih jauh daripada diameter piringan.

Dalam makalah yang telah dikemukakan ke Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, berpengalaman astrofisika Alis Deason dan timnya dari Durham University di Inggris mengungkapkan bahwa perhitungan terbaru mengindikasikan diameter galaksi sejauh 1,9 juta tahun cahaya.

Melansir Science Alert, Selasa (24/3/2020), ada tidak sedikit hal dari Bima Sakti yang tidak dapat dilihat, laksana bintang-bintang dan gas yang berputar di orbit selama Sagitarius A. Hal itu diketahui sebab bintang di ambang luar piringan galaksi bergerak lebih cepat dari perhitungan pengaruh gravitasi dan pelajaran yang terdeteksi.

Pengaruh gravitasi ekstra yang memberi desakan pada rotasi diduga datang dari pelajaran gelap.

Namun, sebab manusia tidak bisa mendeteksi pelajaran gelap secara langsung, teknik untuk memutuskan keberadaannya ialah dengan memerhatikan bagaimana urusan tersebut memengaruhi benda-benda di sekitarnya.

Untuk mengamatinya, Deason dan timnya mengerjakan simulasi kosmologis resolusi tinggi dari lingkaran pelajaran gelap Bima Sakti, baik dalam isolasi maupun analog Grup Lokal (sekelompok kecil galaksi yang berjarak 9.8 juta tahun cahaya), di mana Bima Sakti berada.

Mereka konsentrasi terhadap kedekatan Bima Sakti dengan M31, atau diketahui sebagai Galaksi Andromeda, tetangga terdekat yang diduga akan bertabrakan dengan Bima Sakti dalam kurun masa-masa 4,5 miliar tahun yang bakal datang.

Saat ini kedua galaksi ini berjarak 2,5 juta tahun cahaya, lumayan dekat guna saling berinteraksi secara gravitasi.

Dengan menggunakan sekian banyak  program, Deason dan tim mengerjakan pemodelan pelajaran gelap Bima Sakti dengan menyaksikan kecepatan radial atau kecepatan orbital objek yang bergerak di dekat galaksi pada sekian banyak  jarak serta kepadatan untuk mengupayakan dan menilai tepi lingkaran pelajaran gelap.

Simulasi ini menunjukkan, di luar pelajaran gelap, kecepatan radial objek laksana galaksi kerdil turun dengan jelas.

Hasil ini kemudian dikomparasikan dengan data observasi dari galaksi kerdil di dekat Bima Sakti dalam Grup Lokal. Seperti yang sudah mereka perkirakan, terdapat penurunan tiba-tiba dalam kecepatan radial.

Jarak radial yang dihitung tim guna batas ini ialah sekitar 950.000 tahun cahaya. Jika diameter ini dihitung dua kali lipat, maka jarak seutuhnya ialah 1,9 juta tahun cahaya.

Penelitian jarak ini masih dapat disempurnakan. Namun sekitar ini penemuan ini dapat menolong menempatkan tantangan pada Bima Sakti pun untuk mengejar batas yang sama terhadap galaksi lain.

"Dalam banyak sekali analisis, batas terluar Bima Sakti merupakan tantangan mendasar. Di sini kami sudah menghubungkan batas penyaluran materi gelap dengan lingkaran cahaya bintang yang dapat dicermati dan populasi galaksi kerdil," tulis semua peneliti dalam makalah mereka.

Mereka berharap, riset ke depannya bakal menyajikan perhitungan yang lebih powerful dan akurat tentang batas tepi Bima Sakti dan masa galaksi di sekitar Bima Sakti daripada riset yang sudah mereka temukan sekarang.

No comments:

Post a Comment