Bayi Macan Tutul Asal Afrika Mati di Riau Karena Virus - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Tuesday, February 4, 2020

Bayi Macan Tutul Asal Afrika Mati di Riau Karena Virus

Bayi Macan Tutul Asal Afrika Mati di Riau Karena Virus

Bayi Macan Tutul Asal Afrika Mati di Riau Karena Virus


Pusat Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Video mengungkap penyebab kematian bayi macan tutul atau macan tutul, yang merupakan bukti dalam kasus hewan penyelundupan, di Riau Kulim Kasang Zoo adalah karena sakit.

Dokter Hewan BBKSDA Riau, kata Deswita Rini penyebab kematian hewan yang belum berusia satu tahun diperoleh setelah melakukan nekropsi atau bedah bangkai proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa macan tutul mati dari parpovirus virus.

"Hasil pemeriksaan nekropsi setelah penyakit leopard dikenal disebabkan oleh parpovirus virus panleukopenia," kata Rini seperti dilansir Antara, Selasa (4/2).


Menurut dia, serangan penyakit pencernaan dan ketika kondisi parah juga bisa menyebar ke korban saluran pernapasan.

"Virus ada di setiap makhluk hidup dan akan menyerang jika daya tahan tubuh berkurang berat badan," katanya.

Dia mengatakan tim medis BBKSDA Riau telah melakukan sejumlah langkah untuk menyelamatkan bayi macan tutul.

Ketika macan tutul mulai pengalaman muntah dan hilangnya nafsu makan, tim medis langsung memberikan infus pada 30 Januari Tujuannya adalah untuk menghindari dehidrasi dan mengganti asupan makanan yang kurang ke dalam tubuh macan tutul.

Namun, ia mengatakan bahwa pada tanggal 31 Januari macan tutul berkurang kondisi yang ditandai dengan hilangnya nafsu makan dan muntah.

"Sekitar pukul 17.00 WIB, kondisi kembali turun, lemas, banyak berbohong, kurang lincah dan sesak napas. Sekitar pukul 17.30 WIB, (jiwa) tidak putus asa," kata Rini.

Macan tutul bayi Polda Riau Ditreskrimsus diselamatkan dari tangan sindikat perdagangan satwa dilindungi, di Singapura pada tanggal 14 Desember 2019. Selain macan tutul, polisi juga menyelamatkan empat singa anaknya Afrika berusia 4-6 bulan dan kura-kura Indian Star 58.

Polisi juga telah menangkap dua pelaku yang diduga terlibat dalam perdagangan ilegal.

Seluruh spesies endemik ke Afrika kemudian disimpan di Kebun Binatang Kasang Kulim, Kampar. Bayi macan tutul ditempatkan di kandang terpisah dan diberikan kepada minum susu menggunakan botol.

No comments:

Post a Comment