Susi Pudjiastuti Disebut Tak Lagi Masuk Bursa Calon Dirut Garuda.
Staf Ahli Bidang Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Arista Admajati menuliskan tidak terdapat nama bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam bursa calon Direktur Utama PT Garuda Indonesia Persero Tbk. Susi sebelumnya dikabarkan akan duduk di kursi direktur utama perusahaan maskapai pelat merah menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.
"Kalau Bu Susi kelihatannya akan ditarik guna mengurusi BUMN di bidangnya, yakni perikanan," ujar Arista ketika dihubungi Tempo pada Ahad, 8 Desember 2019.
Arista mengatakan melulu ada tiga nama calon powerful pengganti Ari yang beredar di kalangan internal perusahaan. Ketiganya ialah Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo, dan mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan.
Meski begitu, Arista tak menolak Susi sempat masuk di pusaran calon direktur utama Garuda. Nama Susi hadir saat Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan akan bersih-bersih perusahaan pelat merah sejumlah pekan lalu.
Pada akhir November lalu, pengamat sektor perikanan, Mohammad Abdi Suhufan, mengaku sosok Susi tak hanya sesuai menangani BUMN perikanan. Namun pun pantas ditempatkan di BUMN penerbangan yang butuh perbaikan kinerja keuangan, laksana Garuda Indonesia.
Susi dirasakan layak masuk bursa calon bos BUMN Garuda Indonesia guna menangani inefisiensi perusahaan. Abdi pun menilai Susi membina bisnis penerbangan yang berkeadilan. Sebab, Susi sebelumnya terbukti berhasil di bisnis yang sudah dijalankan, yakni Susi Air.
Komisaris Utama Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol menuliskan nama pengganti Ari akan ditetapkan pada rapat umum pemegang saham spektakuler atau RUPSLB pada Januari 2020. "Keputusan permanen dipungut pada ketika RUPSLB yang akan dilakukan 45 hari semenjak kami mengucapkan surat permintaan ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan," ujar Sahala, kemarin.
Garuda Indonesia akan mengemukakan surat untuk OJK pada 9 Desember mendatang. Adapun 45 hari penetapan Direktur Utama Garuda Indonesia terhitung semenjak manajemen memberikan surat itu.
Ari Askhara sebelumbya dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir lantaran ketahuan membawa barang gelap di penerbangan pesawat rute Prancis-Jakarta, 17 November lalu. Barang tersebut berupa satu unit Harley Davidson dan dua sepeda Brompton.

No comments:
Post a Comment