Pamer Rp1,2 M di Medsos, Pembobol Bank Diringkus Polisi

Seorang mantan pegawai bank diringkus polisi sesudah terbukti mengerjakan aksi pamer hidup mewah melewati media sosial. Karyawan suatu bank di Charlotte, Carolina Utara, Amerika Serikat diperkirakan mencuri duit sebesar US$88 ribu atau selama Rp1,2 miliar dari brankas.
Kantor Kejaksaan Amerika Serikat dengan gampang meringkus pelaku mempunyai nama Arlando Henderson lantaran kegemaran pamer yang dilakukannya melewati media sosial.
Henderson diperkirakan membobol brankas bank minimal 18 kali sepanjang 2019. Di samping itu, ia juga diperkirakan terlibat dalam penipuan dalam transaksi pembelian mobil mewah.
"Sepanjang Juli sampai Agustus 2019, Henderson memakai akun media sosialnya guna mengunggah sejumlah foto dirinya sedang memegang segepok duit tunai," tulis pengakuan resmi laksana mengutip CNN.
Ia diciduk oleh Biro Penyelidik Federal AS (FBI) di San Diego empat bulan sesudah melancarkan aksinya.
Pria berusia 29 tahun tersebut diketahui sering pamer potret hidup mewah melewati akun Facebook dan Instagram. Dalam potret yang diunggah, ia berpose dengan tumpukan duit tunai.
Pihak kepolisian mengungkapkan Henderson memakai sekitar US$20 ribu dari hasil curiannya untuk menunaikan uang muka saat melakukan pembelian mobil Mercedes-Benz baru.
Ia juga diperkirakan memalsukan sebanyak dokumen bank sehingga dapat mendapat pinjaman mobil dari lembaga finansial lain demi menutupi saldo utang kendaraan yang dibeli.
Atas perbuatannya itu, Henderson didakwa atas dua dakwaan penipuan lembaga keuangan, 19 dakwaan pencurian, penggelapan, dan penyalahgunaan, serta 12 dakwaan pemalsuan dokumen.
Ia dalam bahaya hukuman maksimal 30 tahun dan denda US$1 juta. Ia pun didakwa aksi pencucian duit transaksional yang berpotensi diganjar hukuman penjara 10 tahun dan denda US$250 ribu.

No comments:
Post a Comment