Minum Air Putih Kebanyakan Bisa Berakibat Fatal, Cek Gejalanya.
Kasus dehidrasi atau kelemahan cairan barangkali sudah tidak jarang kita dengar. Namun terlalu tidak sedikit minum air putih atau overhidrasi rupanya pun berisiko untuk kesehatan manusia.
Terlalu tidak sedikit minum air putih dapat menyebabkan seseorang keracunan sampai yang sangat fatal yakni kematian.
Overhidrasi atau terlalu tidak sedikit minum air putih bakal mendilusi kadar garam dan elektrolit beda dalam tubuh. Saat sodium atau kadar garam terlampau rendah, overhidrasi paling rentan terjadi.
Lebih jauh lagi, ketika elektrolit turun drastis dampak terlalu tidak sedikit minum air putih, risikonya lumayan signifikan. Bahkan ada bisa jadi seseorang meninggal dunia sebab terlalu tidak sedikit minum air putih, meskipun jarang terjadi.
Berdasarkan kasusnya, terdapat 2 jenis overhidrasi yakni terlalu tidak sedikit minum air putih dan akumulasi air.
Yang kesatu, situasi ini terjadi ketika seseorang terlalu tidak sedikit minum air putih dibanding yang dapat disaring oleh ginjal lewat urine. Konsekuensi lainnya ialah terlalu tidak sedikit kadar air di aliran darah seseorang. Hal ini juga dapat terjadi andai cairan masuk melewati pembuluh darah atau intravena (IV).
Kondisi berikutnya terjadi bilamana tubuh tak dapat mengeluarkan cairan yang masuk dengan baik. Terkadang, sejumlah jenis penyakit tertentu dapat membuat tubuh mempunyai akumulasi air.
Kedua jenis overhidrasi ini riskan karena bisa merusak ekuilibrium antara air dan sodium dalam darah.
Penyebab overhidrasi
Penyebab utama terjadinya overhidrasi ialah saat cairan dalam tubuh tidak seimbang. Artinya, terlalu tidak sedikit minum air putih atau terdapat penumpukan cairan dalam tubuh. Di sisi lain, ginjal tak dapat mengeluarkan cairan lewat urine dengan maksimal.
Ketika terlalu tidak sedikit cairan dalam tubuh, maka substansi elektrolit yang urgen dalam darah dapat terganggu. Biasanya, urusan ini rentan terjadi pada atlet marathon dan triathlon yang dapat jadi terlalu tidak sedikit minum air putih sebelum dan ketika bertanding.
Memang benar, risiko overhidrasi rentan terjadi pada atlet. Para pakar medis menyarankan supaya atlet berpatokan pada rasa haus guna menilai kapan mereka mesti minum atau tidak.
Di samping atlet, orang-orang yang profesinya rentan mengakibatkan overhidrasi ialah tentara, pendaki gunung, dan pun pesepeda.
Beberapa penyakit yang menciptakan seseorang rentan merasa haus dan merasakan overhidrasi ialah gagal jantung kongestif, masalah liver, gangguan ginjal, diabetes, skizofrenia, dan konsumsi obat-obatan terlarang.
Berapa tidak sedikit minum air putih yang ideal?
Idealnya, konsumsi cairan yang ideal per harinya ialah 8-13 gelas per hari. Meski demikian, ukuran itu tidak dapat disamaratakan. Ada perbedaan keperluan cairan bergantung pada usia, berat badan, jenis kelamin, cuaca, kegiatan yang dilakukan, dan situasi kesehatan tubuhnya secara keseluruhan.
Tidak ada rumus pasti mengenai berapa banyaknya minum air putih yang ideal untuk setiap orang. Ada tidak sedikit situasi yang mesti diperhitungkan, seperti ketika berada di cuaca ekstrem, melakukan kegiatan fisik berat yang seringkali tidak dilakukan, atau ketika sedang sakit.
Pada orang sehat, urine ialah indikator urgen untuk memahami apakah tubuh lumayan terhidrasi. Tidak kurang, tidak pun berlebih. Warna urine kuning pucat laksana perasan air lemon ialah indikator yang sehat.
Apabila warna urine lebih pekat, perlu ekstra asupan cairan. Sementara urine yang tidak berwarna berarti overhidrasi.
Gejala terjadinya overhidrasi
Pada etape awal, fenomena terjadinya overhidrasi dapat tidak dialami penderitanya. Namun ketika menjadi semakin parah, maka gejalanya yang dapat terjadi ialah sakit kepala, mual dan muntah, merasa bingung dan disorientasi, otot lemah, kejang, tidak sadarkan diri, dan koma.
Apabila terdeteksi seseorang merasakan overhidrasi, maka dokter bakal segera meminta meminimalisir asupan cairan. Apabila overhidrasi terjadi sebab penyakit tertentu, maka penyembuhan untuk penyakit tersebut dianjurkan untuk berhenti sementara.
Dengarkan sinyal tubuh baik rasa haus dan warna urine guna tahu kapan tubuh butuh cairan dan kapan telah cukup. Apabila rasa haus terjadi sebab menderita penyakit atau konsumsi obat tertentu, konsultasikan pada dokter adakah pilihan yang lebih baik.

No comments:
Post a Comment