Label Big Machine Bantah Larang Taylor Swift Bawa Lagu Lama - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Friday, November 15, 2019

Label Big Machine Bantah Larang Taylor Swift Bawa Lagu Lama

Label Big Machine Bantah Larang Taylor Swift Bawa Lagu Lama.

Label Big Machine Bantah Larang Taylor Swift Bawa Lagu Lama

Label rekaman Big Machine Records yang sedang di Nashville, Tennessee, Amerika Serikat membantah pernyataan yang dilontarkan mantan artis binaannya, Taylor Swift, berhubungan sengketa hak cipta sebanyak lagu biduan itu. Mereka mengaku tuduhan Swift keliru dan meminta permasalahan itu ditamatkan dengan dialog.

"Kami tidak pernah sekalipun menyatakan merintangi Taylor mendendangkan lagu di AMA atau untuk dipakai di tayangan di Netflix. Kami tidak berhak melarangnya mengerjakan pertunjukan di manapun," demikian isi pengakuan Big Machine Records, seperti dikutip AFP, Jumat (15/11).
Label rekaman tersebut berbalik mengaku Swift malah berutang duit jutaan dolar dan sebanyak aset di perusahaan, sekaligus bertanggung jawab terhadap nasib 120 orang pegawai yang menolong memoles karirnya sampai melejit seperti ketika ini.


"Kami bercita-cita supaya persoalan dengan Taylor dapat diselesaikan dengan pertemuan langsung dan dialog yang jujur," lanjut isi pengakuan Big Machine Records.

Kemelut antara Swift dan Big Machines menciptakan penampilan penyanyi tersebut di American Music Awards (AMA) 2019 pada 24 November mendatang belum dapat dipastikan. Kedua, urusan tersebut juga mengakibatkan dokumenter buatan Netflix menjadi tertunda penayangannya.

Untuk penampilan di AMA 2019, Swift hendak menyanyikan sejumlah lagu lama dengan teknik medley. Namun Swift tak dapat melakukannya sebab saat ini hak cipta enam album yang ia rilis semenjak 2006 hingga 2017 dipegang oleh Big Machine Records.
Pada Agustus kemudian musisi berusia 29 tahun ini mengaku berencana merekam ulang lagu-lagu yang terdapat di dalam album 'Taylor Swift' (2006), 'Fearless' (2008), 'Speak Now' (2010), 'Red' (2012), '1989' (2014), dan 'Reputation' (2017), sampai-sampai materi lama itu kembali jadi miliknya. Produksi rekaman tersebut ia jadwalkan pada November 2020.

"(Petinggi label) Scott Borchetta dan Scooter Braun tidak memperbolehkan saya untuk memperlihatkan lagu lama di televisi, sebab mereka mengklaim bakal merekam ulang lagu saya sebelum memperbolehkan saya (merekam ulang) tahun depan," kata Swift seperti dikutip Deadline.

Permasalahan ini pun membuat masa mendatang dokumenter Swift yang dikerjakan Netflix menjadi tidak jelas. Padahal, menurut keterangan dari Swift, ia dan Netflix sudah menggarap dokumenter itu dalam sejumlah tahun terakhir.


"Scott dan Scooter menampik pemakaian lagu lama dan cuplikan penampilan saya guna dokumenter ini, walau tidak terdapat pembahasan tentang mereka atau Big Machine Records dalam film," kata Swift.

No comments:

Post a Comment