Ahli DNA Soal Kasus Agnez Mo: Tidak Ada Gen Murni Indonesia - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Wednesday, November 27, 2019

Ahli DNA Soal Kasus Agnez Mo: Tidak Ada Gen Murni Indonesia

Ahli DNA Soal Kasus Agnez Mo: Tidak Ada Gen Murni Indonesia.


Hasil gambar untuk agnes

Ahli genetik menyinggung tidak terdapat gen murni Indonesia. Hal ini diungkap peneliti genetika Molekul dari lembaga Eijkman Herawati Supolo Sudoyo memandangi permasalahan penyataan Agnez Mo yang menjadi bahan percakapan lantaran menyatakan bukan berdarah Indonesia.

Pernyataan ini menjadi pembicaraan lantaran tidak sedikit yang memandang Agnez tidak bangga dengan asal usulnya dari Indonesia. Agnez Mo melontarkan penyataan 'Bukan berdarah Indonesia' ini dalam suatu wawancara acara musik di New York.

Sebelumnya, dalam diskusi mengenai asal usul insan Indonesia, Herawati sempat menjelaskan bila orang Indonesia tidak benar-benar berasal dari Indonesia.
Terkait kewarganegaraan, seseorang dapat dinyatakan Warga Negara Indonesia (WNI) bila dicetuskan di distrik negara Indonesia. Meskipun kedua orang tuanya tidak berdarah Indonesia.

Lebih lanjut, Herawati sempat menyatakan kalau sekian banyak  hasil riset menyebut arus migrasi dari Afrika terjadi dalam sejumlah gelombang. Seluruh insan di Indonesia ialah campuran pelbagai genetika yang berasal dari Afrika.

"Bukti-bukti genetika, kebudayaan, sampai bahasa, memang menunjukkan perubahan pembauran insan nusantara semenjak ribuan tahun kemudian dan makin intensif semenjak pembentukan Indonesia sebagai negara berdaulat tahun 1945," kata Herawati.

Herawati menuliskan migrasi utama Homo Sapiens ke nusantara minimal terjadi pada 60.000 hingga 4.000 tahun yang lalu.
Kemudian terjadi migrasi kedua dari jalur barat, dari Asia Tengah daratan pada tidak cukup lebih 4.300 tahun lalu. Disusul migrasi dari jalur unsur timur Taiwan pada 4.000 tahun lalu.

Kemudian muncul insan modern mula pada 60.000-12.000 tahun kemudian (akhir zaman es). Berikutnya datanglah ras Monggolid Astroasiatik dan Astronesia semenjak 4.300 tahun kemudian sampai mula masehi.

Herawati menuliskan meski adalahpencampuran, persentase genetika Astronesia lebih berpengaruh di unsur barat Indonesia dan genetika Papua di area timur.

Tak lama setelah pengakuan soal bukan berdarah Indonesia itu menuai kritik, Agnez mengklarifikasi omongannya tersebut melalui unggahan di media sosial. Ia beralasan bahwa yang ia tekankan dalam wawancara tersebut bukan soal darah Indonesia laksana yang tidak sedikit dihujat netizen. Tapi, ia hendak menekankan bagaimana ia bersyukur dapat mendapat peluang berkarya di negara sarat dengan keberagaman.

No comments:

Post a Comment