Semut Tercepat di Dunia, Semut Perak Sahara - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Thursday, October 17, 2019

Semut Tercepat di Dunia, Semut Perak Sahara

Semut Tercepat di Dunia, Semut Perak Sahara


Semut Tercepat di Dunia, Semut Perak Sahara


Riset yang dilaksanakan Universitas Ulm, Jerman menulis semut perak Sahara sebagai semut tercepat di dunia yang dapat berlari sampai 0,855 meter per detik. Kecepatan ini menasbihkan semut yang hidup di gurun Sahara ini masuk dalam susunan semut tercepat di dunia.

Kecepatan lari semut dengan nama ilmiah Cataglyphis bombycina ini setara dengan 108 kali panjang tubuhnya per detik.

Kemampuannya ini bahkan mengungguli semut gurun lainnya yaitu Cataglyphis fortis, yang kecepatannya melulu mencapai 0,62 meter per detik.
Journal of Experimental Biology mengungkap ukuran kaki semut perak Sahara lebih panjang selama 20 persen dikomparasikan Cataglyphis fortis. Hal ini yang membuatnya dapat berlari lebih cepat, kendati badannya kalah besar.

Penelitian yang dilaksanakan Harald Wolf, Sarah Pfeffer, Verena Wahl, dan Matthias Wittlinger pada 2015 kemudian di Tunisia ini lantas menganalisis bagaimana semut itu menggerakkan kakinya.

Mengutip Phys, kaki semut perak Sahara mempunyai panjang 4,3 sampai 6,8 mm hingga dapat melangkah 47 kali dalam satu detik.
Untuk bertahan di bawah teriknya matahari gurun yang berpasir, semut perak ini memiliki karakteristik kaki yang berbeda. Kaki mereka dapat bergerak dengan paling cepat hingga melulu menyentuh tanah sekitar 7 milidetik saja.

"[Mereka] dapat menangkal kaki terbenam terlalu dalam ke pasir yang lunak," ungkap Wolf.

Para peneliti tersebut lantas tertarik untuk menggali tahu lebih tidak sedikit tentang bagaimana penghuni gurun ini berlari dengan kecepatan tinggi, yang memerlukan kecepatan kontraksi otot yang mendekati batas fisiologis.

Kehebatan semut perak sahara ini nyaris menyaingi fauna lain laksana kumbang harimau Australia dengan kecepatan 171 ukuran badannya per detik dan tungau California dengan kecepatan 377 kali badannya per detik.

No comments:

Post a Comment