Pelatih Persebaya Enggan Mengingat Pesta Gol ke Gawang Persib di Bali - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Thursday, October 17, 2019

Pelatih Persebaya Enggan Mengingat Pesta Gol ke Gawang Persib di Bali



Pelatih Persebaya Enggan Mengingat Pesta Gol ke Gawang Persib di Bali



Wolfgang Pikal

akan menghadapi Persib Bandung pada laga pekan ke-23 Shopee Liga 1 2019. Pesebaya memiliki daftar positif saat berhadapan dengan Persib. Namun, Wolfgang Pikal tak mau melihat hasil positif tersebut.

Persebaya memiliki daftar impresif ketika berjumpa Persib Bandung dalam tiga pertemuan terakhir. Persebaya dua kali menang ketika bertandang, setiap 4-1 di Bali pada Liga 1 2018 (20/10/2018) dan 3-2 di Bandung pada Piala Presiden 2019 (7/3/2019).

Terbaru, Persebaya pesta gol 4-0 ke gawang Persib dalam lanjutan Shopee Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (5/7/2019). Kini kedua tim akan kembali berjumpa dengan Maung Bandung sebagai tuan lokasi tinggal pada pekan ke-23 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Jumat malam (18/10/2019).

Wolfgang Pikal mengingatkan anak asuhnya guna tidak jemawa dengan hasil yang pernah diraih saat melawan Persib.

“Memang kami pernah menang di Stadion Kapten I Wayan Dipta melawan Persib. Tetapi tersebut sudah lama. Kami mesti menyaksikan ke depan, bukan menyaksikan ke belakang,” kata pelatih asal Austria tersebut.

Ucapan Pikal bisa dimaklumi, urusan tersebut dikarenakan dirinya belum menjadi pelatih Persebaya saat meraih hasil tersebut. Saat itu, Tim Bajul Ijo masih ditangani oleh Djadjang Nurdjaman.

Di sisi lain, Pikal hendak membahas topik tentang aspek kekuatan timnya dan adu strategi dengan Persib. Duel tersebut menjadi ajang pertemuan dua klub eks Perserikatan dengan pemain yang pun berkualitas.

Pikal menyinggung ada enam pemainnya yang absen. Di antaranya ialah Irfan Jaya yang merasakan akumulasi kartu kuning. Dua di antaranya, yakni Rachmat Irianto dan Mochamad Supriadi mesti bareng Timnas Indonesia, U-22 dan U-18.

Lalu, tiga pemain merasakan cedera. Osvaldo Haay merasakan cedera lutut, sementara Otavio Dutra dan Ruben Sanadi pun diragukan tampil. Situasi tersebut menyulitkan Pikal untuk dapat menurunkan kekuatan penuh.

“Sebetulnya rencana saya nanti secara kiat akan ditata supaya lebih maksimal. Tapi, kami memang merasakan sedikit masalah dengan pemain yang tidak dapat tampi. Mungkin kami bakal ganti susunan atau strategi guna mennag,” ungkap pelatih Persebaya tersebut.

Kenangan Indah di Bali



Pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal, tidak merasa risau ketika timnya mesti bertanding melawan Persib Bandung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Baginya, Bali bukan lokasi yang asing. Meski berpaspor Austria, Pikal berdomisili di Bali.

“Setengah hidup saya habiskan di Bali. Saya punya tidak sedikit sekali rekan di Bali, saya menikah di Bali, anak saya bermunculan di Bali, dan sampai kini saya masih berdomisili di Bali,” kata pelatih berusia 51 tahun itu.

Pikal pernah merintis bisnis tekstil ketika berada di Bali. Ia pernah menjadi pemain sepak bola di Austria dan mendapat anjuran dari mantan pelatih Perseden Denpasar, Dick Buitelaar, guna menjadi pelatih sepak bola di Bali.

Lalu, Dia menimba ilmu kepelatihan bersama sejumlah klub papan atas Eropa laksana Arsenal dan Ajax Amsterdam. Pikal pun pernah menangani kesebelasan junior Akademi Real Madrid Asia.

Dari situlah lantas dia berkenalan dengan Alfred Riedl, pelatih asal Austria, dan lantas bekerja sama di Timnas Indonesia.

“Saya telah 20 tahun berdomisili di Bali. Saya punya tidak sedikit pengalaman baik di dalam maupun luar sepak bola. Semua bagus di Bali. Saya selalu paling hormat dengan Bali dan orang Bali juga,” ucapnya.

Pikal sah menjadi pelatih Persebaya pada 11 Oktober sesudah lebih dari sebulan diluncurkan oleh manajemen klub. Awalnya, Pikal didapuk sebagai asisten pelatih, namun lantas ditunjuk sebagai pelatih kepala seiring batal bergabungnya Alfred Riedl.

No comments:

Post a Comment