China Tuding Ada Pasukan Asing di Balik Protes Hong Kong - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Monday, October 21, 2019

China Tuding Ada Pasukan Asing di Balik Protes Hong Kong

China Tuding Ada Pasukan Asing di Balik Protes Hong Kong


China Tuding Ada Pasukan Asing di Balik Protes Hong Kong

Menteri Luar Negeri China Wang Yi mengecam perbuatan kekerasan pedemo Hong Kong dan menyebut perbuatan mereka didorong oleh pasukan asing.

"Apa yang terjadi di Hong Kong hari ini ialah protes yang sama sekali tidak damai," kata Wang Yi dalam wawancara dengan AFP di Paris.

"Itu murni kekerasan dan sederhana. Ini aksi yang mustahil diterima di negara mana pun," tambahnya, mendakwa pedemo menyerang polisi dan pejalan kaki serta menciptakan lumpuh transportasi.


Hong Kong sudah diliputi protes yang semakin keras sekitar lebih dari lima bulan terakhir. Para demonstran menuntut demokrasi yang lebih luas dan lepas dari China.
China merealisasikan model eksklusif 'satu negara dua sistem' terhadap Hong Kong yang memungkinkan pusat perhubungan internasional tersebut memiliki kemerdekaan tertentu tetapi meyakinkan kepemimpinan kota sedang di bawah Beijing.

"Ada pasukan asing yang mendorong kekerasan semacam ini di jalan-jalan dengan destinasi mengacaukan Hong Kong, menabur kekacauan. Bagi menghilangkan peradaban bersejarah yang diciptakan sejak kepandaian 'satu negara dua sistem' diterapkan," kata Wang.

"Tindakan seperti tersebut tidak bakal pernah sukses," katanya, menegaskan Pemerintah Hong Kong bakal dapat membina kembali "tatanan sosial dan penghormatan terhadap aturan hukum,"

"Dengan sokongan dari Beijing, Hong Kong bakal melanjutkan menerapkan rumus 'satu negara dua sistem'," tambahnya.

Wang pun menuduh media asing, memprotes bahwa sejumlah media "menyebut kekerasan ini demokratis dan damai, seutuhnya melalaikan kenyataan."

Wang menuliskan media asing itu tidak ragu mencerminkan tindakan polisi sebagai kekerasan
"Jika dakwaan seperti tersebut dapat dirasakan sebagai kenyataan, bagaimana saya dan anda bisa membayangkan bahwa terdapat keadilan di dunia ini?" kata Wang.

Pada Minggu (20/10), puluhan ribu penduduk Hong Kong bergabung dalam unjuk rasa senja ilegal tetapi damai. Akan tetapi, berubah cepat menjadi kerusuhan.

Kerusuhan terjadi saat sejumlah kumpulan kecil dari pedemo melempar bom molotov dan batu ke suatu pos polisi, pintu masuk pusat bisnis asal China daratan, dan sebanyak gerbang stasiun kereta bawah tanah.

Polisi lantas membalas dengan semprotan water cannon, gas air mata, dan tembakan peluru karet ke perselisihan yang dilangsungkan hingga malam.

No comments:

Post a Comment