Cerita Warga Solo saat Diperiksa Dokter Lo, Mau Bayar Malah Diomelin
Untuk mayoritas masyarakat kota Solo, nama dokter Lo Siaw Ging telah tak asing di telinga. Hal ini sebab dokter berusia 85 tahun itu begitu berjasa untuk masyarakat Solo.
Berbagai jasa dokter Lo dilafalkan netizen lewat kolom komentar di grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya, Selasa 25 September 2019. Pembahasan itu bermula dari video sepak terjang dokter Lo yang diberikan pemakai Facebook Tri Wahyanto, Kamis 19 September 2019.
“Dr Lo, pembantu pasien tidak mampu,” tulis Tri Wahyanto sebagai penjelasan video viral.
Dikutip dari Solopos.com, ratusan netizen memenuhi kolom komentar video viral tersebut. Mereka mengisahkan pengalaman menarik bareng dokter Lo. Tak lupa, mereka mendoakan kesehatan untuk dokter yang berjiwa sosial tinggi itu.
Sehat tidak jarang kali dokter Lo. Kemarin anak kedua saya berakhir periksa. Puji Tuhan ini telah membaik. Sehat terus pak dokter,” komentar Mega Elvira.
“Dokter langganan saya masa-masa masih kecil. Orang tua saya tidak jarang dimarahi. Tapi, saya sembuh hingga sekarang,” imbuh Analinta Priscilla.
“Dokter sangat istimewa. Waktu kecil pernah dicek beliau dan waktu tersebut umi inginkan bayar justeru dimarahi. Dia bilang apa uangmu telah melimpah kok inginkan bayar. Kamu saja masih susah sebab anakmu sakit. Sudah dananya dibawa saja bikin beli jajan anaknya. Kata-kata tersebut masih terngiang hingga sekarang. Semoga dokter panjang usia dan sehat selalu,” lanujut Lutfi Assegaf.
Dokter Lo Siaw Ging keseharian membuka praktik umum di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo. Dokter ini paling terkenal sebab rasa kemanusiaannya yang paling luar biasa. Dia adalahsahabat wong cilik yang tidak dapat berobat. Sebab, dia berprinsip tidak hendak mencari kekayaan lewat profesinya sebagai dokter.
“Kalau jadi dokter tidak boleh cari duit. Kalau inginkan cari duit berniaga saja. Begitu pesan ayah. Dokter Oen pun begitu, tidak pernah mematok ongkos kepada pasien,” cerah Dokter Lo dalam cuplikan video yang diberikan akun Facebook Tri Wahyanto
Dokter alumni Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, tersebut merasa puas bila sukses mengobati pasien. Menurutnya, kepuasan tersebut tidak dapat dibeli dengan apapun. Itulah alasannya menolong menyembuhkan orang sakit.
Berkat jasanya, dokter Lo diganjar penghargaan bidang kemanusiaan oleh Pemerintah Kota Solo pada 2009. Diberitakan Solopos.com, pada Maret 2019 kemudian dokter Lo sempat jatuh sakit dan diasuh di RS Kasih Ibu. Tapi, begitu sehat dokter yang dikenal sebagai kawan kaum duafa tersebut langsung praktik di lokasi tinggal sakit dan di rumahnya di area Purwodiningratan, Jagalan, Jebres, Solo.

No comments:
Post a Comment