Agen Manu Dzhalilov Sebut Tindakan Persebaya Bisa Mematikan Karier Pemain
Manu Dzhalilov dinamakan menjadi korban sikap Persebaya pada bursa transfer paruh musim kedua. Persebaya melepas Dzhalilov ketika tanggal pencatatan pemain pada bursa transfer paruh musim telah ditutup.
Agen Dzhalilov, Ratna Mustika geram setelah memahami kliennya ternyata dilepas oleh Persebaya. Lebih parah lagi, Dzhalilov dilepas saat pencatatan pemain paruh musim sudah ditutup.
Tika sebelumnya bahkan telah sempat berkomunikasi dengan pihak Persebaya semenjak 30 Agustus. Namun tidak menemukan tanggapan dari pihak Persebaya.
”Saya tanya apakah Manu (Dzhalilov) ini dicoret. Sudah saya WhatsApp dan telepon berkali-kali, namun tidak terdapat respons,” ungkap Tika untuk Jawa Pos.
”Besoknya (17/9) Manu dipanggil manajemen. Dia dikasih tahu bila dicoret dari skuad. Ini kan nggak benar,” kata Tika.
Keputusan Persebaya melepas Dzhalilov setelah pencatatan pemain paruh musim kedua tersebut dianggap dapat mematikan karier pemain. Dzhalilov sekarang harus menggali klub di luar Indonesia untuk dapat tetap bermain atau menantikan musim baru.
”Dia curhat ke saya. Ini kan seakan-akan mematikan karier si pemain. Ini bukan soal uang. Ini soal harga diri. Coba bila manajemen (Persebaya) terdapat di posisi Manu. Pasti sakit juga,” ucap Tika.
Posisi Dzhalilov kini dipenuhi oleh Diogo Campos yang berposisi sebagai gelandang serang. Sebelumnya, Persebaya pun melepas Damian Lizio guna digantikan oleh Aryn Williams

No comments:
Post a Comment