Huawei Tanggapi Perang Dagang AS dan China

Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia Mohamad Rosidi menyinggung posisi Huawei ketika ini mempunyai sifat independen di tengah kisruh perang dagang antara Amerika dan China. Di samping itu, dia menuliskan perusahaan lebih konsentrasi mengembangkan teknologi yang bermanfaat.
"Secara bisnis kami independen, yang kedua jelas bahwa kami perusahaan inovatif yang telah berkiprah 30 tahun. Lalu tujuan kami ialah bagaimana memajukan teknologi sampai-sampai bermanfaat untuk operator dan konsumen," kata Rosidi untuk awak media di Hotel Artotel, Jakarta, Rabu (31/7).
"Kami pun sudah jelas bagaimana mengelola bisnis guna operator di dunia maupun operator yang terdapat di Indonesia," sambungnya.
Selain tersebut Rosidi menuliskan pihaknya tidak menyaksikan perang dagang dari sisi politik. Huawei menegaskan hanya konsentrasi pada bisnis semata.
"Kita jelas dapat membedakan mana politik dan bisnis [situasi perang dagang]. Business is business, politic is politic," ucap dia.
Seperti diketahui sebelumnya, perang dagang antara Amerika dan China sangat dominan pada Huawei di mana Presiden Donald Trump sudah memasukkan perusahaan raksasa teknologi tersebut ke dalam susunan hitam.
Namun Trump kelihatannya tidak banyak melunak untuk Huawei. Pasalnya, Gedung Putih dikabarkan bakal segera menyerahkan kejelasan untuk perusahaan teknologi AS yang menjual produknya untuk Huawei.

No comments:
Post a Comment