Fesyen Kekinian dengan Aksesori Bertenun dan Batik - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Saturday, July 27, 2019

Fesyen Kekinian dengan Aksesori Bertenun dan Batik



Fesyen Kekinian dengan Aksesori Bertenun dan Batik
Koleksi Kuppu

TAS selempang dada atau terdapat pula yang menyinggung crossbody bag telah tren semenjak sekitar tiga tahun lalu. Gaya tas yang tadinya digunakan semua pria muda ini kini juga tidak sedikit digunakan perempuan.

Tas ini jadi tren sebab gayanya yang sporty dan dinamis, cocok dengan karakter anak muda. Tidak melulu rumah mode dunia laksana Givenchy, label lokal pun telah jamak mengeluarkan tulisan fesyen ini.

Meski begitu, crossbody bag dengan material adati masih belum tidak sedikit ditemui. Salah satu jenama yang mengeluarkan rumus ini merupakan Tenoon.

Sesuai dengan namanya, material adati yang dipakai adalahtenun pelbagai daerah di nusantara, di antaranya merupakan tenun Toraja, tenun Bima, dan tenun Rote. 

Wastra nusantara itu ditempatkan di unsur depan tas dan dipadukan dengan material umum yang berwarna gelap. Dengan begitu, daya tarik tenun-tenun berwarna terang itu semakin mencolok. 

Salah satu produknya yang menculik perhatian merupakan Sasean, tas lipat berbentuk hati yang dapat berubah faedah menjadi ransel gendong atau pulang menjadi crossbody bag yang ditabung dalam satu bahu saja. 

“Produk kesatu kami tersebut memang diciptakan untuk semua traveler yang suka sekali tampil ringkas. Tas ini dapat dilipet jadi ukuran kecil dan dimulai menjadi tas punggung yang lucu,” kata Nicky Claraentia Pratiwi, Direktur Kemitraan Strate­gis Tenoon, yang diwawancarai pada Selasa (22/7).

Tenoon pun mengeluarkan bucket bag berbahan tenun Bima, Nusa Tenggara Barat dengan motif mbojo. Motif ini mempunyai tiga jalinan warna cerah. Paduan dengan kain kanvas hitam menciptakan tampilannya easygoing ala traveller.

Tenoon yang didirikan Pratiwi Hamdhana pun terus mengembangkan produknya dengan mengombinasikan bahan mika yang sedang ramai dipakai dalam sejumlah produk fashion belakangan ini. Bertajuk Bening, tas tote bag ini terdiri atas dua unsur yang keduanya dapat dipisahkan, kantong dalamnya diciptakan dari tenun Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, yang mempunyai warna natural atau tenun dari Lombok dengan motif geometrisnya yang berwarna cerah.

Tenoon menerbitkan clutch bag (tas genggam) yang koleksinya dinamai Lima, yang berarti tangan. Pada jenis ini, Tenoon mengeluarkan tidak sedikit pilihan warna, di antaranya merupakan hitam, merah, biru, kuning, bahkan hijau tosca sekalipun. Mo­delnya lumayan simpel dengan ritsleting yang dapat ditekuk ke depan. Pada unsur sampingnya, ada tali guna ditempatkan di pergelangan tangan. Sementara itu, di unsur tengah ada blok kain etnik, dari tenun Paramba, Rote, sampai Bima.

Kulit Italia

Label lainnya yang berfokus pada tas dengan sentuhan material adati merupakan Kuppu batik dan tenun. Jenama ini bermain di pasar premium dengan memadukan wastra itu dengan material kulit Italia.

Seperti tas bertema Scarlet, yang memakai batik Solo dan material kulit. “Untuk batik, kami sengaja memakai batik lawas berumur puluhan tahun kaena memang mempunyai motif yang indah,” kata Ira Tazor, Founder Kuppu Batik & Tenun, yang diwawancarai pada Kamis (25/7).

Meskipun memakai kain batik yang lumayan tipis, tas ini terlihat kukuh dengan garis-garis tegas sebab dilapisi kain di dalamnya. Seperti yang dapat dilihat pula dari tas jinjing seri Melane yang memakai kain tenun ikat Pahikung (indigo) yang diwarnai alami dari Pulau Sumba, NTT, Indonesia. Tas ini terlihat sederhana, namun tetap menonjolkan nuansa etnik yang kuat.

Ira mengemukakan andai niat memproduksi kain bermaterial adati itu bermula dari kemauan mencegah produk etnik menjadi langka di Ibu Kota. “Saya suka kupu-kupu, dia indah. Namun, andai tidak diasuh mungkin bakal musnah seperti kini saja di Jakarta sulit cari kupu-kupu, saya enggan kain tenun dan batik pun begitu,” kata Ira.

Ia menjelaskan andai Kuppu pun mengeluarkan seri tas yang dinamai Stella dan Konot. Stella memiliki keanehan pada pegangan tangan yang dapat dapat difungsikan dua jenis, dikaitkan pada genggam maupun dikaitkan pada lengan. 

Ada pula tas yang muncul tanpa ritsleting, namun tali di kedua sisinya dapat saling disematkan. Satu tali lebih pendek sehingga dapat dimasukkan ke lubang tali di sisi lainnya, sementara tali yang lebih panjang dikaitkan di pergelangan tangan. Tas ini sesuai untuk kondangan ataupun pesta lainnya. (M-1)

No comments:

Post a Comment