Ramalan Terbaru Bill Gates soal Covid-19 - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Thursday, April 9, 2020

Ramalan Terbaru Bill Gates soal Covid-19



Ramalan Terbaru Bill Gates soal Covid-19



Miliuner asal Amerika Serikat dan juga salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates, mengikuti pertandingan tenis bertajuk The Match in Africa di Cape Town, Afrika Selatan, Jumat (7/2/2020). [AFP/Rodger Bosch]

Bill Gates, yang semenjak 5 tahun lalu telah memperingatkan bakal adanya pandemi yang dapat membinasakan insan dan merusak perekonomian, pada Rabu (8/4/2020) mengucapkan ramalan soal Covid-19 yang mengandung kabar baik serta buruk.

Kabar buruknya, kata dia, ialah vaksin Covid-19 baru akan terdapat sekitar September 2021 dan Amerika Serikat baru dapat melonggarkan aturan penjarakan sosial pada akhir Mei besok.

Hitung-hitungan Gates soal vaksin menurut kandidat-kandidat vaksin yang turut didanai oleh yayasannya. Ia menuliskan bahwa calon-calon vaksin Covid-19 tersebut dikembangkan dalam kecepatan penuh, dengan sedikit memungut risiko soal efek samping.

Dari 100 vaksin yang dikembangkan, kata dia, terdapat 10 kandidat yang "sangat menjanjikan". Termasuk di dalam 10 calon vaksin itu ialah yang dikembangkan oleh Moderna-NIAID, suatu konsorsium internasional yang berbasis di Oslo, Norwegia. Calon vaksin Moderna-NIAID tersebut sudah diuji ke insan pada 16 Maret kemarin.

Gates pun memperkirakan bahwa ajang-ajang olahraga profesional baru dapat digelar lagi secara normal hingga vaksin terdapat dan sudah tidak sedikit orang yang menggunakannya.

Kabar baiknya, lanjut Gates, dunia tidak akan merasakan lagi pandemi sedasyat ini sebab sudah belajar dari empiris Covid-19, terutama soal pengawasan penyebaran virus baru, rapid test, dan kerja sama internasional untuk menggali obat penangkalnya.

Bill Gates pun mengatakan bahwa kini konsentrasi perusahaan-perusahaan farmasi swasta dan negara-negara di dunia ialah pada pengembangan tidak hanya vaksin tetapi pun obat.

Ia menuliskan bahwa dengan kerja sama global dalam pengembangan obat laksana ini, maka obat akan dapat langsung terdapat dalam 4 hingga 6 bulan andai muncul virus riskan baru di masa depan. [South China Morning Post]

No comments:

Post a Comment