Waspada! Hasil Rapid Tes Negatif Tak Berarti Bebas Corona

Pemerintah agresif mengidentifikasi pasien Covid 19 atau coronavirus. Tes dilakukan dengan menggunakan tes cepat yang dikendalikan sebanyak 1 juta test kit, dan sekarang telah datang ke 150.000.Juru bicara dari pengelolaan Pemerintah Covid-19 Achmad Yurianto menegaskan kemudian ketika orang tersebut dinyatakan negatif dari hasil tes negatif tidak berarti aman dan telah dinyatakan berada dalam kontak dengan Covid-19.
orang masih akan disarankan untuk isolasi diri dalam jangka waktu tertentu.
"Jika negatif tidak berarti tidak terpengaruh, karena dasar tes cepat untuk melihat infeksi dalam darah Covid-19, meskipun masih di bawah 7 hari dia tidak muncul meskipun respon yang ada infeksi, "kata Yurianto Minggu (2020/03/22).
Kemudian tujuh hari kemudian akan menjadi ujian berikutnya, jika hasilnya negatif bukan alasan untuk berhenti melakukan jarak sosial.
"Jika 2 kali kontrol negatif, saat ini kami percaya tidak terinfeksi tetapi terinfeksi jika tidak ada jarak sosial," katanya.
Selain itu, pemerintah juga mencoba memberikan yang memadai sarana perawatan medis dan terus dioptimalkan untuk tanggal. Yurianto mengatakan bahwa bahkan sekarang, ada sebuah hotel swasta yang didedikasikan untuk ruang isolasi pasien Covid-19.
"Ada swasta yang didedikasikan untuk isolasi oleh banyak pihak hotel," kata Yurianto.
Jumlah kasus positif di mahkota Indonesia oleh 22 Maret 2020 meningkat sebesar 64 kasus positif baru. Corona sehingga kasus positif secara total di Indonesia mencapai 514 positif mahkota kasus.
Selain itu, ada lebih banyak pasien yang sudah sembuh sebanyak sembilan orang, sehingga total yang sudah sembuh sebanyak 29 orang. Tapi ada juga penambahan hingga 10 orang meninggal.
"Kematian untuk sekitar 48 orang, semua data didistribusikan dan dipasok ke pemerintah provinsi," kata Yurianto.
Ini jumlah data dengan kemarin Mars 21 kasus positif yang lebih tinggi di mana sampai 450 orang, sembuh 20 atau 38 orang meninggal.
Yuri menekankan pentingnya jarak sosial lagi atau menjaga jarak untuk umum dan saling mengingatkan dan saling mengawasi.

No comments:
Post a Comment