Denada Kena Imbas Virus Corona: Sejak Akhir Januari, Saya Tidak Ada Penghasilan - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Thursday, March 19, 2020

Denada Kena Imbas Virus Corona: Sejak Akhir Januari, Saya Tidak Ada Penghasilan

Denada Kena Imbas Virus Corona: Sejak Akhir Januari, Saya Tidak Ada Penghasilan


virus corona menyebar di seluruh dunia untuk membuat orang di negara tidak lagi bebas perjalanan ke negara-negara lain. Sejumlah negara telah memperketat persyaratan, membatasi, dan bahkan melarang imigran. Dampak dari kebijakan tersebut yang disumbangkan dirasakan oleh Denada.

Penyanyi 41 tahun saat ini di Singapura. Dia ada di sana untuk menemani putrinya, Aisha (sebelumnya bernama Shakira), yang tengah menjalani perawatan akibat penyakit kanker darah.

Karena ada lebih bebas dan mudah untuk bolak-balik antara Indonesia dan Singapura, Denada kehilangan sejumlah pekerjaan. Kondisi ia merasa cukup berat.

"Situasi wabah Covid-19 dan menyatakan bahwa saya tidak bisa bekerja untuk waktu yang lama, semua ini membuat situasi sangat sulit dan enggak mudah bagi saya," kata Denada saat dihubungi coil, Kamis (19/3).

Dalam rangka untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, Denada mengaku hanya memanfaatkan dana di rekening. Ini menjadi periode yang tidak mudah baginya, mengingat biaya hidup di Singapura cukup tinggi.

"Banyak, pekerjaan TV, beberapa off air, influencer pekerjaan dan KOL. Pokoknya, sejak akhir Januari, saya tidak punya penghasilan. Sulit, karena saya tidak bisa keluar dari Singapura juga. Jadi, ya, itu menantang bagi saya memperbaiki situasi ini, "katanya.

Selain itu, ia harus terus memprioritaskan pengobatan Aisha. Meski tak mudah, Denada yakin dia bisa menangani situasi.

"Di luar itu (pengobatan Aisha), enggak penting sekarang. Bahkan itu terlalu besar, terutama aku enggak ada penghasilan. Tapi enggak apa-apa, insya Allah, ada jalan. Selalu ada jalan. Saya yakin, "katanya.

Selain itu, Denada kata Jerry Aurum juga terus membantu membiayai pengobatan Aisha. Denada menilai mantan suami cukup bertanggung jawab dalam menjalankan perannya sebagai seorang ayah bahkan di tengah kasus hukum kusut.

"Sebanyak yang dia bisa. Karena berat ketika semua pegangan itu sendiri. Selain itu, saya juga harus berpikir tentang pembiayaan kehidupan sehari-hari di luar biaya pengobatan. Biaya hidup sangat tinggi di sini luar biasa," kata Denada.

No comments:

Post a Comment