Staf Google-Microsoft yang dari China Diminta Kerja di Rumah

Keputusan ini diambil di tengah kekhawatiran bahwa virus corona menyebar dari distrik Wuhan, Cina.
Selain itu, perusahaan mesin pencari Google juga menutup sementara kantor mereka di China, Hong Kong, dan Taiwan. Mereka juga membatasi perjalanan bisnis ke negeri Tirai Bambu.
Sementara itu, pengecer online, Amazon Inc, mengatakan masih memungkinkan perjalanan bisnis ke China jika diperlukan.
"Kami menempatkan kesejahteraan dan keselamatan karyawan. Kami membatasi perjalanan bisnis ke China sampai pemberitahuan lebih lanjut," kata juru bicara Amazon seperti dilansir CNET.
Pernyataan itu melanjutkan, "Kami juga mendorong karyawan untuk mengikuti kesehatan dan keselamatan pedoman yang diberikan oleh badan kesehatan internasional seperti CDC [Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit]."
Berdasarkan rekomendasi CDC, Microsoft mengeluarkan pemberitahuan kepada karyawan untuk bekerja dari rumah dan membatalkan perjalanan ke Cina sampai 9 Februari.
Dari bidang perusahaan telekomunikasi, Apple Inc memutuskan untuk menutup sementara kantor dan outlet mereka dari hari ini, Sabtu (1/2), sampai tanggal 9 Februari.
"Pikiran kita adalah dengan mereka yang secara langsung terkena virus corona. Berdasarkan saran terbaru dari profesional kesehatan, kami menutup semua kantor dan toko kami di China sampai 9 Februari" Apple mengatakan dalam sebuah pernyataan.
Tidak hanya perusahaan-perusahaan teknologi AS yang memutuskan untuk memberikan kelonggaran. Sejumlah perusahaan Jepang seperti produsen mobil Nissan juga dikabarkan akan mengevakuasi karyawan mereka di Cina.
"Ekspatriat Jepang dan anggota keluarga mereka di Wuhan akan kembali ke Jepang oleh menyewa pesawat milik pemerintah," kata juru bicara Nissan seperti dikutip oleh CNN.
Selain Nissan, produsen mobil lain dari Korea Selatan, Hyundai Motor, juga produksi menangguhkan dari SUV Palisade mereka.
"Kami telah menangguhkan jam lembur yang dijadwalkan pada hari Sabtu dan Minggu untuk memproduksi kendaraan Palisade SUV kami," kata juru bicara Hyundai Motor, Jin Cha.
Cha mengatakan perusahaan terus memantau situasi dari pabrik mereka di China untuk membuat keputusan lebih lanjut. (Din / memiliki)

No comments:
Post a Comment