Kalah dari Tottenham, Guardiola Kurung Pemain di Ruang Ganti

Pelatih Pep Guardiola mengunci pemain Manchester City di ruang ganti setelah kekalahan 0-2 dari Tottenham Hotspur di Stadion Tottenham, Minggu (2/2).
Kekalahan Manc Kota Tottenham Liverpool semakin dekat dengan gelar pertama di Liga Premier.
Guardiola membuat keputusan mengejutkan untuk mengunci para pemain di ruang ganti selama lebih dari 40 menit setelah kalah Tottenham.
Mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munich yang keluar dari ruang ganti sekitar 45 menit setelah pertandingan usai untuk memberikan keterangan pers kepada wartawan. Akibat insiden tersebut, Guardiola berpotensi dihukum Premier League.
"Bagaimana bangganya aku dari mereka, tapi itu tidak cukup. Saya ingin melihat pemain saya bermain seperti itu," kata Guardiola pada konferensi pers setelah pertandingan.
Statistik The Citizens tidak pantas kalah karena mendominasi dalam beberapa aspek.
Namun, melepaskan 18 tembakan dan memiliki 67 kepemilikan persen bola tidak cukup untuk Man City untuk mencetak gol dan memenangkan pertarungan.
Man City gagal unggul di pertama setelah Ilkay Gundogan tendangan penalti di menit ke-40 diblok kiper Hugo Lloris. Ditambah mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Oleksandr Zinchenko dikartu merah di menit ke-60.
Tuan rumah yang hanya memiliki tiga tembakan benar-benar berhasil menangh 2-0 melalui gol dari Steven Bergwijn di menit ke-63 dan Son Heung-Min di 71 menit.
Dengan kekalahan Man City Tottenham, Liverpool kemungkinan juara Premier League di era Premier League untuk pertama kalinya terbuka lebar.
The Reds hanya membutuhkan enam kemenangan untuk memuaskan gelar juara dahaga Anda selama 30 tahun.

No comments:
Post a Comment