Punya Sistem Keamanan Jelek, PBB Larang Pejabatnya Pakai WhatsApp - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Monday, January 27, 2020

Punya Sistem Keamanan Jelek, PBB Larang Pejabatnya Pakai WhatsApp

Punya Sistem Keamanan Jelek, PBB Larang Pejabatnya Pakai WhatsApp



masalah keamanan WhatsApp terus membayangi meskipun ia menjadi aplikasi paling populer instant messaging di dunia.

masalah keamanan WhatsApp di ini perhatian khusus untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang melarang pejabatnya untuk berkomunikasi dengan WhatsApp sejak Juni 2019.

Menurut laporan Reuters, yang dianggap rentan terhadap keamanan WhatsApp, membuat pejabat PBB tidak diperbolehkan untuk menggunakan WhatsApp.

Juru bicara PBB, Farhan Haq menjelaskan bahwa WhatsApp tidak didukung oleh sistem keamanan yang baik, menyebabkan kerentanan terhadap hacked. "Pejabat senior di PBB telah diperintahkan untuk tidak menggunakan WhatsApp. Hal ini tidak didukung sebagai mekanisme yang aman," katanya.

Ditanya apakah Sekretaris Jenderal Antonio Guterres harus berkomunikasi menggunakan WhatsApp dengan putra mahkota Arab Saudi atau para pemimpin dunia lainnya?. Haq jelas menyatakan Sekjen PBB tidak memakai WhatsApp untuk berkomunikasi.

"Tidak, saya tidak percaya penggunaan Sekjen," kata Haq.

Dia kemudian menambahkan bahwa direktif untuk tidak menggunakan aplikasi pesan WhatsApp diberikan kepada pejabat Amerika Serikat, termasuk PBB pada bulan Juni tahun lalu.

WhatsApp menawarkan tanggapan tentang platform-nya yang tidak digunakan oleh para pejabat AS dan PBB karena masalah keamanan.

Direktur Komunikasi WhatsApp, Carl Woog, menegaskan bahwa platform WhatsApp telah memiliki perlindungan khusus untuk mencegah orang lain, meskipun WhatsApp bisa melihat obrolan.

"Setiap pesan pribadi dilindungi oleh enkripsi end-to-end untuk membantu mencegah WhatsApp atau orang lain untuk melihat teknologi chatting, enkripsi yang kami kembangkan dengan Signal sangat dihormati oleh para ahli keamanan dan tetap menjadi yang terbaik yang tersedia untuk orang di seluruh dunia, "kata Woog.

Selanjutnya Woog WhatsApp memberikan jaminan keamanan terkemuka untuk semua pengguna di dunia mencapai 1,5 miliar.

masalah keamanan WhatsApp menjadi perhatian publik dunia, karena munculnya kasus yang dialami oleh pendiri dan CEO dari perusahaan e-commerce Amazon, Jeff Bezos, yang diyakini terjadi melalui WhatsApp hacking.

ahli keamanan cyber di PBB menuduh Arab Saudi menggunakan WhatsApp untuk hack platform smartphone Bezos.

Menurut beberapa sumber pakar mengatakan kepada The Guardian, pelakunya adalah Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman.

Beberapa ahli menganalisis, hacker Bezos smartphone datang setelah ia menerima pesan video dari nomor diidentifikasi WhatsApp milik Pangeran Mahkota Arab Saudi. Ini adalah kasus terakhir Mei 2018.

No comments:

Post a Comment