Elon Musk: Misi Berawak SpaceX ke Luar Angkasa April 2020.

Melansir The Next Web, Musk menyebutkan SpaceX berangan-angan roket dan pesawat untuk misi tersebut siap pada akhir kuartal kesatu.
"Kami sangat yakin bahwa perangkat (Demo-2) akan siap pada kuartal kesatu. Kemungkinan besar pada akhir Februari, tetapi paling lambat Maret," ujar Musk.
"Dan kami pikir dapat jadi peluncuran perdana akan terjadi pada kuartal kedua," ujarnya.
Administrator badan antariksa, Jim Bridenstine menyampaikan NASA berencana mempertahankan keberadaan astronotnya di ISS dalam waktu yang lebih lama dari semula melulu sejumlah minggu saja.
Dia berkata perubahan rencana tersebut menciptakan kru memerlukan sejumlah pelatihan tambahan.
"Jika durasi menjadi lebih lama, kami harus menyerahkan sejumlah pelatihan ekstra untuk semua astronot agar benar-benar siap mengerjakan sekian tidak sedikit urusan di ISS," ujar Bridenstine.
Bob Behnken dan Dough Hurley, dua astronot yang akan menggarap perjalanan ke ISS mengaku berkeinginan sekali menyaksikan seluruh berjalan sesuai dengan rencana.
NASA dan SpaceX telah menyelesaikan uji coba peluncuran pesawat ruang angkasa Crew Dragon dan roket Falcon 9 pada Minggu (19/1). Uji coba itu adalahyang terakhir sebelum memulai misi membawa dua astronot NASA ke ISS.
Uji coba yang dilakukan di Kennedy Space Center NASA, Florida, itu dilakukan dalam rangka memperlihatkan kemampuan pesawat ruang angkasa yang nantinya digunakan untuk destinasi Demo-2 berpisah dengan roket bila terjadi keadaan darurat.
"Kami sangat senang dengan kemajuan yang dibuat Program Kru Komersial NASA dan menantikan tonggak sejarah berikutnya untuk Crew Dragon," ucap Bridenstine.
No comments:
Post a Comment