Canggihnya Kendaraan Darurat di Bandara Soetta - TOGEL ONLINE TERPERCAYA

Breaking

Monday, January 27, 2020

Canggihnya Kendaraan Darurat di Bandara Soetta



Canggihnya Kendaraan Darurat di Bandara Soetta



Mengenal MCP, kendaraan untuk keadaan darurat di Bandara Soekarno-Hatta.
bentuk tubuh kendaraan bus ini bisa diperlebar.
MCP dilengkapi dengan fitur-fitur canggih dalam tugas-tugas mereka.
Kedatangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari armada baru, tapi kali ini bukan pesawat tapi keadaan darurat kendaraan khusus. Kendaraan yang disebut Mobile Command Post (MCP) diperkenalkan pada Sabtu (25/1) pekan lalu.

Mobile Command Post atau dalam bahasa Indonesia disebut Mobile Command Post, yang bertanggung jawab atas (kondisi darurat) darurat di bandara. insiden ini darurat atau kecelakaan, misalnya pada penerbangan di wilayah bandara.

MCP berbentuk armada bus besar dengan 10 roda. kendaraan dapat berubah menjadi pos komando dengan memperluas tubuh bus, sehingga ruang dalam yang lebih luas.

MCP dilengkapi dengan berbagai perangkat dan teknologi komunikasi canggih sebagai pusat komando, komunikasi, koordinasi dan pengambilan keputusan di bidang ketika terjadi keadaan darurat.

Untuk ruang yang, Mobile Command Post dibagi menjadi tiga area: driver kabin, daerah perencanaan, pantry dan toilet dengan toilet, ruang konferensi, dan ruang area kerja / administrasi.

Dalam siaran pers, Presiden Direktur PT. Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, mengatakan MCP membuat Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat lebih cepat merespon dan mengatasi keadaan darurat.

"Mobile Posko hanya aktif ketika terjadi keadaan darurat atau selama pelatihan. Adanya bergerak posting yang berisi semua personil yang bersangkutan ini merek bantuan darurat untuk lebih cepat sehingga operasional bandara juga bisa kembali normal dengan cepat," jelasnya.

Dalam prakteknya, MCP adalah tempat berkumpulnya para Kecelakaan Bantuan Komandan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK), Komandan Polisi dan Keamanan Bandara, Koordinator Kesehatan, Koordinator Transportasi, dan Kepala Forensik.

MCP juga berkoordinasi erat dengan personil yang ada di Pusat Operasi Darurat (EOC) di Bandara Soekarno-Hatta.

"Keberadaan MCP ini merupakan upaya PT Angkasa Pura II untuk menciptakan ekosistem dalam melakukan tanggap darurat terpadu. Dengan demikian, prosedur operasi standar di Bandara Soekarno-Hatta dalam menangani darurat telah lebih tinggi," kata Muhammad Awaluddin. **

No comments:

Post a Comment