Negeri di Atas Awan Gunung Luhur Ditutup Sementara untuk Wisatawan
Pesona Negeri di Atas Awan yang terdapat di Gunung Luhur seolah tak henti-henti mempesona wisatawan. Apalagi, semenjak viral di media sosial, antusiasme wisatawan pun guna datang menyaksikan keindahannya juga semakin bertambah.
Bahkan, pada akhir pekan lalu, akses mengarah ke Gunung Luhur macet parah, dampak banyaknya wisatawan yang ingin berangjangsana ke tujuan wisata yang terletak di Desa Citorek Kidul, Kec. Cibeber, Kab. Lebak, Banten. Namun, untuk kamu yang pun berencana mendatangi Gunung Luhur dalam masa-masa dekat, kelihatannya harus membatalkan niat.
Pasalnya, Gunung Luhur akan diblokir sementara guna wisatawan. Berdasarkan penjelasan resmi yang diterima kumparan dari Dinas Pariwisata Banten, Rabu (25/9), penutupan ini dilaksanakan demi membina infrastruktur dan pengaturan amenitas lainnya.
Gubernur Banten, Wahidin Halim, mengungkapkan menyaksikan tingginya antusiasme pengunjung wisata Negeri di Atas Awan, dirinya mengimbau supaya masyarakat dapat bersabar sampai pembangunan infrastruktur selesai.
"Saya bersyukur sekaligus bangga bahwa tujuan wisata baru ini tidak sedikit diminati masyarakat. Akan tetapi, masyarakat terdapat baiknya menemukan informasi akurat, bahwa tempat tersebut masih baru dan belum dilengkapi tidak sedikit fasilitas, baru sekedar dikelola penduduk setempat. Sehingga, bila hendak ke sana mesti mempersiapkan perbekalan dengan baik," kata Wahidin.
Lebih lanjut, Wahidin menuturkan bahwa pembangunan kemudahan umum, laksana lahan parkir, lokasi foto, pos pengamanan, dan lainnya bakal segera dibangun guna menunjang kegiatan wisatawan.
"Bagi yang akan berangjangsana ke sana memang mesti memahami informasi secara jelas dan perlu mengetahui secara rinci, andai Negeri di Atas Awan adalaharea yang baru tersingkap dengan sekian banyak fasilitas wisata yang masih minim dan melulu dikelola secara lokal oleh penduduk setempat. Sehingga, butuh benar-benar prepare segala perbekalan sebelum berangkat mengarah ke Negeri di Atas Awan. Apalagi andai membawa balita, terutama untuk yang hendak melihat sunrise pada pagi hari dan mesti menginap di tenda-tenda yang disediakan warga, sebab belum terdapat penginapan atau cottage," lanjutnya.
Hingga ketika ini pembangunan infrastruktur dan penyediaan sejumlah kemudahan pendukung masih terus dilakukan. Seperti jalan Citorek sampai ke arah Banten Selatan mengarah ke Bayah yang ditargetkan akan berlalu pada 2020 mendatang. Oleh karenanya, wisatawan diimbau supaya lebih berhati-hati mengarungi jalur yang masih dalam proses pembangunan tersebut.
Jadi, harap bersabar hingga pembangunan infrastruktur Gunung Luhur selesai, ya, untuk menonton keindahan Negeri di Atas Awan.

No comments:
Post a Comment