Dianggap Lebay, Poster Demo Mahasiswa Sidimpuan Dicibir Warganet
Sejumlah poster yang diangkat mahasiswa saat aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut), menuai ejekan dari warganet. Alasannya, poster mengandung kritikan terhadap RUU KUHP itu dirasakan lebai.
Poster meme yang menjadi ejekan warganet tersebut di antaranya bertuliskan 'Buat apa nikah mahal-mahal, bila nge di penjara'. Di samping itu, 'Sange dikit 12 tahun penjara'. Ada lagi poster dengan redaksi 'Sperma aja keluar, masak DPRD tidak keluar, Salam Vagina'. Di samping itu, 'Venis dan Vagina bukan hal negara'.
Poster tersebut tidak sedikit diposting di media sosial laksana Fecebook. Spontan, komentar dari warganet langsung bermunculan. Tidak tidak banyak warganet yang menghujat meme itu. Namun, tetap saja masih terdapat warganet yang mendukung.
Poster yang paling tidak sedikit dikomentari warganet mengenai salah seorang mahasiswi wanita yang mengusung poster dengan tulisan."Buat apa nikah mahal-mahal, bila nge di penjara".
Berbagai macam kritikan datang dari warganet, laksana akun Asnan Ali Sibarani. Di kolom komentar dia menuliskan, vulgar, tidak menggambarkan mahasiswa.
Cibiran pun datang dari akun kepunyaan Muhammad Rizky yang menuliskan, sungguh mahasiswa yang tidak beradap, dia yang nulis, saya yang malu.
Di samping itu, komentar miring pun datang dari Zaynuri Ahmad. Di kolom kementar, dia menuliskan, mahasiswa tak bermoral, gunakan jilbab pula itu. Sedangkan akun kepunyaan chun-ae Manalu menulis, omongan mahasiswanyapun gak terdapat yang benar

No comments:
Post a Comment